Erick Thohir Komentari Penahanan Benny Tjokro

Kompas.com - 14/01/2020, 20:16 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (baju hitam) saat meninjau Posko Penanggulangan Bencana di Teluknaga Kabupaten Tangerang, Minggu (5/1/2020) Dok. Humas Angkasa Pura IIMenteri BUMN Erick Thohir (baju hitam) saat meninjau Posko Penanggulangan Bencana di Teluknaga Kabupaten Tangerang, Minggu (5/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung RI yang tiga orang terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Salah satu dari tiga orang yang ditahan, yakni Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.

“Kami mengapresiasi pihak BPK yang sudah melakukan investigasi dan juga pihak kejaksaan yang secara cepat dan responsif menangani kasus ini,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Kontroversi Bisnis Hanson: Dari Tekstil, Batu bara, Properti Kini Terseret Skandal Asabri

Menurut Erick, langkah tegas itu membuktikan bahwa Kejaksaan Agung RI tak pandang bulu dalam menangani kasus Jiwasraya.

“Tindakan tegas dan tak pandang bulu pada kasus Jiwasraya sangat penting dalam mencapai keadilan sekaligus mengembalikan kepercayaan publik pada korporasi,” kata Erick.

Erick menjelaskan, pengusutan kasus Jiwasraya merupakan bentuk penataan korporasi agar lebih baik ke depannya.

“Pengusutan kasus di masa lalu itu sekaligus penataan korporasi untuk hari ini dan masa depan yang semakin baik,” ucap dia.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menahan tiga orang terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Selasa (14/1/2020).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro keluar dari Gedung Bundar, Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, sekitar pukul 17.00 WIB.

Benny tampak mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda. Kemudian, ia masuk ke mobil Toyota Kijang Innova berwarna silver.

Tak lama kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo juga keluar dengan telah mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda.

Harry terlihat keluar sekitar pukul 17.20 WIB. Setelah itu, ia masuk ke mobil tahanan yang telah menunggu.

Tahanan ketiga yakni Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat.

Seperti kedua tahanan lainnya, Heru yang keluar sekitar pukul 17.35 WIB juga mengenakan rompi tahanan.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X