Fintech Syariah Ini Targetkan Nilai Transaksi di 2020 Capai Rp 800 Miliar

Kompas.com - 14/01/2020, 21:17 WIB
Diskusi bersama 12 platform yang terdaftar dalam fintech P2P (peer to peer) lending syariah di Gedung Centenial Tower, Selasa (14 Januari 2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANADiskusi bersama 12 platform yang terdaftar dalam fintech P2P (peer to peer) lending syariah di Gedung Centenial Tower, Selasa (14 Januari 2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu Fintech Syariah di Indonesia yaitu PT Alami Fintek Sharia (ALAMI) menargetkan transaksi sebanyak Rp 500 miliar-Rp 800 miliar pada tahun ini.

 

Sepanjang tahun 2019 hingga saat ini tercatat jumlah user sekitar 2.500 pengguna sementara dari jumlah sisi blower transaski peminjaman tercatat ada 100 kali transaksi dari delapan bulan kebelakang dengan angka 82 miliar.

CEO Alami, Dima Djani mengatakan untuk mencapai target tersebut pihaknya menjajaki untuk berkolaborasi dengan bank.

"Bisnis bank khususnya bank syariah masih kurang, bank konvensional sudah mulai ngebut tapi bank syariah masih lama. Tapi di tahun 2020 ini kita melihat bank mulai semangat untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan para fintech Syariah," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Dima menjelaskan pihaknya menggunakan sistem credit scoring untuk menentukan keputusan pembiayaan bagi calon penerima pembiayaan baik dari sisi kuantitatif, laporan keuangan dan rekening koran bisnis.

Sementara itu sepanjang tahun lalu, penyaluran pinjaman Fintech Syariah di Indonesia mencapai Rp 1 trliun dan angka ini naik dibandingkan pada tahun 2018 yang hanya Rp 60 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) Ronald Yusuf Wijaya mengatakan saat ini ada 120 fintech Syariah yang ada dan bergabung dengan AFSI. Sementara yang sudah terdaftar di OJK baru berjumlah 12 Fintech.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Lewat Fitur Ini, Mitra Bukalapak Bisa Jadi Agen Logistik SiCepat Ekspress hingga Grab

Whats New
Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Pemerintah Bakal Membuat Kodifikasi Produk Halal yang Diekspor, Ini Tujuannya

Whats New
Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

Program Industri Hijau Dinilai Mampu Menghemat Energi Rp 3,2 Triliun

Whats New
Bisa Transfer Valas hingga 14 Mata Uang, Begini Kemudahan Transaksi Pakai Internet Banking bagi Pebisnis

Bisa Transfer Valas hingga 14 Mata Uang, Begini Kemudahan Transaksi Pakai Internet Banking bagi Pebisnis

BrandzView
Berantas Pinjol Ilegal, BPR Didorong Tingkatkan Kolaborasi dengan Fintech Lending

Berantas Pinjol Ilegal, BPR Didorong Tingkatkan Kolaborasi dengan Fintech Lending

Whats New
IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

IHSG dan Rupiah Ditutup Melemah

Whats New
Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Update Syarat Naik Kereta Api Periode Libur Nataru

Whats New
Sri Mulyani Sebut Lifting Migas Terus Menurun

Sri Mulyani Sebut Lifting Migas Terus Menurun

Whats New
Rincian Aturan WFO Selama Penerapan PPKM Level 2 di Jakarta

Rincian Aturan WFO Selama Penerapan PPKM Level 2 di Jakarta

Whats New
Menperin Beberkan 5 Tantangan yang Dihadapi dalam Pengembangan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Menperin Beberkan 5 Tantangan yang Dihadapi dalam Pengembangan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Whats New
Kompor Induksi Lebih Hemat? Begini Hitung-hitungannya Menurut PLN

Kompor Induksi Lebih Hemat? Begini Hitung-hitungannya Menurut PLN

Rilis
Kemenhub Lakukan Pemutakhiran Rencana Strategis Pengembangan Infrastruktur Transportasi

Kemenhub Lakukan Pemutakhiran Rencana Strategis Pengembangan Infrastruktur Transportasi

Whats New
DKI Jakarta PPKM Level 2, Kapasitas Resepsi dan WFO Maksimal 50 Persen

DKI Jakarta PPKM Level 2, Kapasitas Resepsi dan WFO Maksimal 50 Persen

Whats New
Agar Sukses Jangkau Pasar Ekspor, Kemendag: Ekspor Produk Berkelanjutan

Agar Sukses Jangkau Pasar Ekspor, Kemendag: Ekspor Produk Berkelanjutan

Whats New
Auto2000 Buka Lowongan Kerja, Cek Syaratnya

Auto2000 Buka Lowongan Kerja, Cek Syaratnya

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.