Rupiah Dibuka Melemah, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 15/01/2020, 09:38 WIB
Ilustrasi rupiah ShutterstockIlustrasi rupiah
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada pembukaan perdagangan di pasar spot pada Rabu (16/1/2020) kembali mengalami pelemahan.

Mengutip data Bloomberg pada pukul 08.11 WIB, rupiah dibuka pada level Rp 13.685 per dollar AS atau melemah 5 poin sebesar 0,04 persen dibandingkan penutupan Selasa Rp 13.680 per dollar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menyebut, pelemahan ini terdorong penandatanganan kesepakatan dagang AS dan China yang membuat harga instrumen berkonsolidasi, termasuk rupiah.

Baca juga: Ketika Sri Mulyani Geregetan dengan Pengelolaan Anggaran Pemda...

"Menjelang penandatanganan kesepakatan, sebagian harga instrumen berkonsolidasi, mungkin juga rupiah terhadap dollar AS. Konsolidasi bisa diartikan tidak terlalu menguat (bagi rupiah)," kata Ariston.

Ariston mengatakan, kekhawatiran muncul setelah Menteri Keuangan AS semalam mengatakan tarif impor China tak akan dihapus hingga fase kedua disepakati dan kesepakatan fase kedua mungkin terjadi setelah pemilu AS.

Namun, ia menilai pengumuman trade balance Indonesia juga bisa menjadi faktor penggerak rupiah.

"Konsensus defisit 470 juta dollar AS. Rilis defisit yang lebih besar dari konsensus bisa menahan penguatan rupiah," katanya.

Ariston memproyeksikan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 13.600 per dollar AS sampai dengan Rp 13.700 per dollar AS hari ini.

Baca juga: Perbedaan Saham BP Jamsostek dengan Asabri dan Jiwasraya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X