Jokowi Ingin Transportasi di Ibu Kota Baru Gunakan Kendaraan Otonom

Kompas.com - 15/01/2020, 15:55 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) menghadiri acara pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2019-2022 di Jakarta, Rabu (15/1/2020). Pelantikan BPP HIPMI periode 2019-2022 mengusung tema peningkatan kualitas SDM pengusaha muda indonesia dalam menyambut era bonus demografi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp. Akbar Nugroho GumayPresiden Joko Widodo (tengah) menghadiri acara pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2019-2022 di Jakarta, Rabu (15/1/2020). Pelantikan BPP HIPMI periode 2019-2022 mengusung tema peningkatan kualitas SDM pengusaha muda indonesia dalam menyambut era bonus demografi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, nantinya alat transportasi umum di ibu kota baru akan menggunakan kendaraan otonom atau tanpa pengemudi (autonomous vehicle).

Hal tersebut diungkapkan Jokowi di depan pengusaha-pengusaha muda yang tergabung dalam Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2019-2022.

“Kita mau bangun transportasi (di ibu kota baru), di sana transportasi umumnya, transportasi massalnya adalah autonomous, mobil pribadi nanti juga akan aotonomous vehicle," ujar Jokowi di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Jokowi berkeinginan kendaraan yang beredar di ibu kota baru ramah lingkungan. Atas dasar itu, moda transportasi atau pun kendaraan pribadi harus berbahan bakar listrik.

“Saya juga memiliki mimpi besar agar kita menjadi ibu kota pertama yang transportasi massalnya, transportasi pribadi pakai electric car dan autonomous, sehingga semua murah," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Ibu Kota Baru Ramah Pejalan Kaki, Dekat dengan Alam

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, pemindahan ibu kota bukan hanya melakukan pembangunan baru di lokasi tertentu.

“Saya sampaikan pindah ibu kota itu bukan memindahkan gedung, bukan itu, yang kita gagas itu pemindahan pola kerja, kultur kerja, sehingga yang kita install sistem, jadi orang ikut sistem yang kita kerjakan,” ucap dia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X