Berinvestasi di Reksa Dana Dollar AS

Kompas.com - 16/01/2020, 12:36 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Untuk reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham dollar AS, manajer investasi akan menggunakan dana investor untuk ditempatkan pada instrumen deposito, saham dan obligasi di dalam negeri.

Baca juga: Memanfaatkan Bulan Baik Investasi Reksa Dana Saham

Di Indonesia, manajer investasi masih bisa menempatkan di deposito dan obligasi USD karena memang tersedia. Namun untuk saham hanya terdapat 1 mata uang saja yaitu rupiah. Dengan mengambil contoh reksa dana campuran dollar AS, manajer investasi akan menempatkan dana kelolaan pada deposito dollar AS, Obligasi dollar AS dan Saham rupiah.

Perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit setiap hari dilakukan dalam mata uang dollar AS. Untuk itu, khusus untuk reksa dana dollar AS yang berinvestasi pada saham Rp, selain potensi naik turunnya harga berdasarkan fluktuasi harga saham, terdapat juga potensi naik turunnya harga berdasarkan kurs nilai tukar.

Sebagai contoh sederhana, Reksa Dana Saham dollar AS membeli Saham ABCD pada harga Rp 14.000. Kurs nilai tukar pada saat pembelian adalah Rp 14.000 sehingga Nilai Aktiva Bersih dalam dollar AS adalah nilai saham / Kurs = 14.000 / 14.000 = 1 dollar AS.

1 Tahun kemudian harga saham masih sama, namun Kurs rupiah mengalami penguatan ke level Rp 13.000. Maka Aktiva Bersih ketika dihitung akan menjadi Rp 14.000 (nilai saham) / Rp 13.000 (kurs) = 1.0769 atau naik sebesar 7,69 persen.

Sebaliknya jika kurs Rp mengalami pelemahan hingga ke level Rp 15.000, maka Nilai Aktiva Bersih per unit akan menjadi Rp 14.000 / Rp 15.000 = 0.9333 atau turun 6,67 persen.

Simulasi di atas menunjukkan bahwa naik turunnya NAB per unit Reksa Dana dollar AS yang berinvestasi pada saham Rp juga sangat dipengaruhi oleh kurs nilai tukar. Pengaruh kurs akan sangat besar di reksa dana saham dollar AS karena minimal 80 persen diinvestasikan ke saham dan untuk reksa dana campuran dollar AS sesuai dengan bobot yang ditempatkan di saham.

Khusus untuk awal tahun 2020 ini, penguatan nilai tukar Rp terhadap dollar AS yang ke level 13.700an juga berkontribusi positif terhadap kinerja reksa dana dollar AS yang berinvestasi pada saham. Namun harus diingat juga kondisi sebaliknya bisa terjadi apabila kurs rupiah melemah.

Untuk Reksa Dana Syariah Efek Global, memang tidak disebutkan secara khusus alokasi ke saham, obligasi dan deposito seperti halnya pada reksa dana saham, campuran dan pasar uang. Namun untuk produk-produk yang sudah terbit, rata-rata berjenis saham.

Berbeda dengan reksa dana dollar AS konvensional, Reksa Dana Syariah Efek Global menempatkan minimal 50 persen efek di luar negeri dan pada banyak produk bahkan hampir seluruhnya ditempatkan di luar negeri. Hanya sebagian kecil saja yang disisakan pada deposito atau giro USD dalam negeri untuk keperluan pembayaran redemption.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X