Ditanya Keterlibatan Akuntan Publik di Kasus Jiwasraya, Ini Kata Ketua OJK

Kompas.com - 16/01/2020, 15:06 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menjabarkan tentang fintech di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (17/7/2019). MURTI ALI LINGGAKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menjabarkan tentang fintech di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (17/7/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas jasa Keuangan Wimboh Santoso enggan banyak komentar saat ditanya wartawan mengenai keterlibatan akuntan publik di kasus Jiwasraya.

Wimboh mengatakan, keterangan mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang telah merugikan banyak pihak tersebut lebih baik menunggu proses investigasi juga proses hukum yang sedang berlangsung.

"Kasus itu tunggu aja hasil investigasi dan proses hukum, lebih bagus ditunggu aja," ujar Wimboh ketika ditanyai wartawan di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Baca juga: Pengamat: Praktik Akuntan Publik Juga Harus Diwaspadai

Diberitakan sebelumnya, Jiwasraya telah membukukan laba semu sejak 2006. Pada 2006-2012, Jiwasraya menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) Soejatna, Mulyana, dan rekan untuk mengaudit laporan keuangan mereka.

Adapun pada 2010-2013, KAP Hartanto, Sidik, dan Rekan merupakan KAP yang bertanggung jawab atas proses audit Jiwasraya.

Kemudian pada 2016-2017, laporan keuangan Jiwasraya diaudit oleh PricewaterhouseCoopers (PwC).

Baca juga: IAPI Soal Jiwasraya: Akuntan Publik Memang Terlibat, Tapi...

Kementerian Keuangan mengaku telah melakukan pemeriksaasn terhadap KAP yang memeriksa laporan keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto. Namun demikian, pihaknya enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan terhadap KAP yang terlibat dalam proses audit laporan keuangan Jiwasraya.

"Untuk KAP Jiwasraya kami sudah melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap itu," kata Hadiyanto ketika memberi keterangan di Jakarta, Kamis (14/1/2020).

Baca juga: Akuntan Pertanyakan Peran OJK Awasi Lapkeu Jiwasraya



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X