Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Digitalisasi Penting untuk Koperasi, Ini Sebabnya

Kompas.com - 17/01/2020, 10:20 WIB
Rina Ayu Larasati,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ingin digitalisasi juga dilakukan oleh koperasi.

Menurut Ketua Dekopin Nurdin Halid, digitalisasi penting untuk keberlanjutan koperasi di tengah banyaknya disrupsi dan menghadapi era industri 4.0.

"Untuk menghadapi Industri 4.0 di Dekopin akan dikhususkan suatu bidang IT," ucap Nurdin saat berada di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (16/01/2020)

Nurdin juga mengatakan untuk mendorong digitalisasi koperasi, Dekopin berniat menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Big data base menjadi alasan Dekopin menggandeng Dukcapil.

"Kita harus memiliki big data base yang dapat mengelola potensi keanggotaan koperasi nasional," kata Nurdin.

Baca juga: Modernisasi Koperasi, Pemerintah Perlu Gandeng Milenial

Pihak lain yang akan digendeng oleh Dekopin adalah staf khusus kepresidenan Andi Taufan yang juga CEO fintech peer to peer lending Amartha untuk menjadi konsultan.

"Nanti kami juga berencana untuk menggandeng Stafsus kepresidenan, Andi Taufan," ujar Nurdin.

Menurut Nurdin, dampak revolusi industri 4.0 juga bakal mengubah secara sistematik pada tatanan pemerintahan dan pelaku usaha. Dekopin pun dinilai perlu berubah menghadapi tantangan gerakan koperasi yang belum memberikan kinerja bisnis yang optimal.

"Untuk menghadapi Industri 4.0 di Dekopin akan dikhususkan suatu bidang IT," ucap Nurdin.

Baca juga: Dekopin Ajak Milenial Gerakan Koperasi di Era Digital

Dekopin sendiri menilai dalam era disrupsi teknologi, ekonomi, sosial dan budaya telah mengubah ekspektasi komunitas menjadi perubahan yang cepat dan kebaharuan.

Jika tidak berubah maka koperasi akan tertinggal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Reksadana RDPT adalah Apa? Ini Pengertian dan Keuntungannya

Reksadana RDPT adalah Apa? Ini Pengertian dan Keuntungannya

Work Smart
Dana Pinjaman dari China Rp 6,9 Triliun Sudah Cair, KAI: untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Whoosh

Dana Pinjaman dari China Rp 6,9 Triliun Sudah Cair, KAI: untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Whoosh

Whats New
Indonesia Lebih Banyak Impor dari Israel Dibanding Iran, Bagaimana dengan Ekspor?

Indonesia Lebih Banyak Impor dari Israel Dibanding Iran, Bagaimana dengan Ekspor?

Whats New
Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Whats New
Naik 35 Persen, Tol Trans Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Selama Libur Lebaran

Naik 35 Persen, Tol Trans Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Selama Libur Lebaran

Whats New
KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Bitcoin Pasca Halving | Lowongan Kerja untuk Lansia

[POPULER MONEY] Harga Bitcoin Pasca Halving | Lowongan Kerja untuk Lansia

Whats New
BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

Whats New
AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com