Pascabanjir, 26 Gardu Distribusi PLN di Jabodetabek Belum Beroperasi

Kompas.com - 17/01/2020, 12:55 WIB
Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo KOMPAS.com/Rully R. RamliWakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyatakan masih ada gardu distribusi listrik Jabodetabek yang belum beroperasi pasca banjir pada awal tahun baru.

Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya perlu memadamkan 6.327 gardu distribusi listrik di wilayah Jabodetabek pada saat terjadinya insiden banjir.

Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga di daerah terdampak banjir.

Baca juga: Banjir, PLN Padamkan Listrik di 724 Wilayah di Jakarta

Sampai dengan saat ini, sudah 99,8 persen gardu distribusi kembali beroperasi normal. Sementara itu, masih ada 26 gardu distribusi yang masih non aktif.

"Gardu listrik banyak sekali yang kita non aktifkan, ada 6.327 gardu distribusi terdampak. Alhamdulillah sekarang 99,5 persen sudah hidup, yang tertinggal hanya 26 gardu distribusi," tutur dia di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Pria yang akrab disapa Darmo ini mengakui bahwa pihaknya menghadapi tantangan untuk merespon banjir yang terjadi selama beberapa hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tantangan pertama yang kita hadapi adalah safety. Gardu distribusi kita matikan," kata dia.

Baca juga: Banjir, 3.100 Gardu PLN di Jabodetabek Dipadamkan

Tantangan berikutnya yang ia hadapi adalah banyaknya gardu distribusi yang terdampak banjir. Jumlah gardu distribusi disebut terus bertambah seiring meluasnya banjir.

"Awalnya 2.000 gardu, kemudian 3.000, 4.000, 5.000 masih belum juga," katanya.

Kendati demikian, Darmo menyayangkan masih adanya korban jiwa yang muncul akibat tersengat listrik. Menurutnya hal ini bisa terjadi akibat terlambatnya pemadaman gardu di beberapa titik.

"Kami bersedih sekali ada yang tersengat listrik, mungkin responnya kurang cepat," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.