PLN: Mobil Bensin 10 Km Biayanya Rp 9.500, Kalau Pakai Listrik Rp 3.000

Kompas.com - 17/01/2020, 13:06 WIB
Karyawan PLN membubuhkan kesan di bodi mobil listrik Kasuari yang mengikuti Jambore Kendaraan Listrik Nasional 2019 di garis finis di Kantor PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019). Jambore yang diikuti oleh kendaraan listrik produksi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, ini menempuh jarak 900 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKaryawan PLN membubuhkan kesan di bodi mobil listrik Kasuari yang mengikuti Jambore Kendaraan Listrik Nasional 2019 di garis finis di Kantor PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019). Jambore yang diikuti oleh kendaraan listrik produksi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, ini menempuh jarak 900 kilometer dari Surabaya menuju Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) memastikan bahwa biaya konsumsi mobil listrik lebih murah dibandingkan mobil mesin bensin. Hal ini terjadi akibat adanya efisiensi energi yang lebih maksimal dalam penggerak mobil listrik.

Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, rata-rata mobil mesin bensin saat ini membutuhkan 1 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk jarak tempuh 10 kilometer (km). Dimana saat ini harga bensin dan solar non subsidi sebesar Rp 9.500 per liter.

Dengan demikian, untuk jarak tempuh 10 km, mobil mesin bensin membutuhkan biaya sebesar Rp 9.500.

Baca juga: Impor Mobil Listrik, PLN Harap Ada Relaksasi Pajak

Sementara itu untuk jarak tempuh yang sama, mobil listrik hanya memperlukan daya listrik sebesar 2 kilo watt hour (kWh).

Bila dihitung biaya listrik saat ini, dengan tarif PLN sebesar Rp 1.467 per kWh, maka mobil listrik hanya membutuhkan biaya listrik sebesar Rp 2.934 per 10 km atau hanya sekitar Rp 3.000 per 10 km.

"Satu kWh listrik, kalau rumah tangga Rp 1.467. Kali dua kurang lebih Rp 3.000. Jadi kalau pakai mobil bensin 10 km biayanya Rp 9.500, kalau pakai listrik Rp 3.000," ujar Darmawan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Tekan Konsumsi BBM, PLN Impor Mobil Listrik untuk Pejabat Seharga Rp 1 Miliar

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X