KILAS

Kementan: Pesatnya Laju Konversi Lahan Ancam Ketahanan Pangan Nasional

Kompas.com - 17/01/2020, 18:13 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat memimpin pertemuan di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta. DOK. Humas Kementerian PertanianMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat memimpin pertemuan di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta.

Aturan ini mengancam siapa saja yang secara tidak langsung melakukan alih fungsi lahan dengan ancaman kurungan selama lima tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

"Ada 267 juta penduduk Indonesia ada di tangan kita, yang harus dipenuhi pangannya. Apa yang mereka makan tergantung kerja keras dan yang kita hasilkan,” jelas Syahrul.

Oleh sebab itu, lanjutnya, semua pihak tidak boleh main-main karena hal ini menyangkut harga diri bangsa.

“Persoalan alih fungsi lahan harus kita lawan secara bersama-sama," tegasnya.

Didukung DPR RI

Di kesempatan lain, Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel mengatakan DPR RI mendukung upaya Kementan dalam mencegah maraknya pengalihfungsian lahan pertanian.

Baca juga: Atasi Konversi Lahan Pertanian, Rachmat Gobel Minta Dukungan Pemda

Dia pun meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk terlibat dalam mencegah alih fungsi lahan pertanian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami akan mendorong daerah untuk memiliki pemikiran yang sama. Pencegahan alih fungsi lahan pertanian, bukan hanya tugas Kementerian Pertanian (Kementan) atau pemerintah pusat saja,” ujarnya.

Dia menyebut, pemerintah kabupaten, kota, hingga provinsi harus ikut terlibat.

“Untuk itu, dibutuhkan komitmen yang sama dalam mewujudkannya,” ungkap Rahmat seusai bertemu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di Kantor Pusat Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (14/1) siang.

Lebih lanjut, Rahmat mengatakan, laju konversi lahan pertanian perlu dikendalikan sebab lahan merupakan faktor esensial dalam kemajuan pertanian Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.