Rahasia Kekayaan Bill Gates Meski Telah 20 Tahun Pensiun

Kompas.com - 19/01/2020, 15:14 WIB
Pendiri Microsoft Bill Gates berbicara dalam ajang reinvented toilet expo di Beijing, China, Selasa (6/11/2018). AFP/NICOLAS ASFOURIPendiri Microsoft Bill Gates berbicara dalam ajang reinvented toilet expo di Beijing, China, Selasa (6/11/2018).

KOMPAS.com - Bill Gates tetap memiliki kekayaan lebih dari 114 miliar dollar AS atau setara Rp 1.561 triliun (kurs Rp 13.700 per dollar AS). Kekayaan Gates seolah tak pernah turun meskipun pendiri Microsoft itu telah pensiun 20 tahun lalu.

Sebelum pensiun, Gates adalah CEO Microsoft, perusahaan yang ia dirikan bersama Paul Allen pada tahun 1975 dan menjadikan perusahaan itu sebagai salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia.

Mengutip, Newsweek, pada 2017, Gates menyumbang 64 juta saham Microsoftnya, senilai sekitar 4,6 miliar dollar AS, yang mengurangi kepemilikannya menjadi tinggal 1 persen lagi di Microsoft.

Baca juga: Tak Bisa Tunggu Bill Gates Bikin Koperasi Big Data

Gates, 64 tahun, juga telah menyumbang uangnya ke badan amal filantropis yang ia jalankan bersama Istrinya, Yayasan Bill & Melinda Gates, yang membantu memberantas penyakit dan meningkatkan perawatan kesehatan di negara-negara berkembang.

Meskipun telah menyumbang kekayaannya dalam jumlah yang sangat besar, tapi Gates masih menduduki orang terkaya kedua di dunia setelah Jeff Bezos, pendiri Amazon. Nah hal itu menimbulkan pertanyaannya, bagaimana Gates bisa mempertahankan kekayaannya yang sangat besar?

Business Insider melansir, sisa saham Gates di Microsoft yang tinggal 1 persen itu nilainya mencapai sekitar 7 miliar dollar AS atau setara Rp 95 triliun.

Sementara itu, Yayasan Bill & Melinda Gates memiliki aset lebih dari 40 miliar dollar AS atau setara Rp 548 triliun.

Surat kabar Financial Times (FT) menyebut, Gates memiliki entitas bernama Cascade Investment untuk mengelola kekayaan pribadinya.

Baca juga: Ini 3 Strategi Produktif ala Jeff Bezos

Melalui Cascade, Gates memiliki 47 persen saham di jaringan hotel Four Seasons dan memiliki saham di kelompok Berkshire Hathaway, yang dimiliki oleh Warren Buffett.

Bloomberg Billionaires Index merilis, saat ini Gates memiliki kekayaan sebesar 114 miliar dollar AS, menggambarkan kekayaannya sebagai buatan sendiri dan menunjukkannya pada garis yang terus meningkat.

Analisis mengatakan bahwa kekayaan bersih Gates saat ini setara dengan 0,634 persen dari PDB AS.

"Gates mendirikan Microsoft, pembuat perangkat lunak terbesar di dunia, dan memiliki sekitar 1 persen dari perusahaan Redmond, yang berbasis di Washington," katanya.

Sisa kekayaannya dikelola melalui Cascade Investment, yang mengendalikan saham di lusinan perusahaan publik termasuk Kereta Api Nasional Kanada, Deere dan Ecolab.

Sementara Forbes melansir kekayaan bersih Gates mencapai 109,1 miliar dollar AS.

Gates juga dilaporkan memiliki aset properti dan real estate bernilai ratusan juta dolar AS. Rumah pribadinya yang dijuluki Xanadu 2.0, merefer film Orson Welles Citizen Kane, bernilai lebih dari 120 juta dollar AS dan ia juga memiliki jet pribadi senilai sekitar 40 juta dollar AS.

Gates juga memiliki sebuah pulau di Belize senilai sekitar 25 juta dollar AS, menurut laporan CNBC.

Baca juga: Ini 10 Miliarder Paling Dermawan Sepanjang 2019

Tahun 2019, kekayaan bersih Gates bertambah 16 persen meskipun ia telah menyumbangkan untuk amal dalam jumlah besar. Gates mengatakan kepada Bloomberg pada bulan September bahwa sekitar 60 persen (sekitar 60 miliar dollar AS) kekayaannya adalah ekuitas.

"Kami tidak dalam posisi defensif. Sebagian besar kekayaan kami dalam bentuk tunai atau semacamnya," katanya. "Strategi investasi kami adalah menempatkan lebih dari 60 persen dalam bentuk ekuitas."

Kekayaan bersih seringkali sulit ditentukan dengan nilai pasti, dan akan terus berubah karena kondisi ekonomi, perpajakan, dan harga saham yang terus berubah. November lalu, Gates secara singkat menyalip Bezos untuk menjadi orang terkaya di dunia. Tapi itu tidak berlangsung lama.

Perubahan itu adalah sesuatu yang tampaknya tidak ditakuti Gates. Bulan lalu Gates menjanjikan mendukung sistem pajak yang mengharuskan orang kaya membayar lebih besar di AS, karena sistem saat ini dinilai tidak adil.

"Kesenjangan kekayaan meningkat," kata Gates dalam posting 30 Desember. "Jarak antara pendapatan atas dan bawah di Amerika Serikat jauh lebih besar daripada 50 tahun yang lalu," sebutnya,

"Beberapa orang berakhir dengan mengumpulkan banyak kekayaan, saya mendapat imbalan yang tidak proporsional untuk pekerjaan yang telah saya lakukan, sementara banyak orang lain yang bekerja sama sulitnya tapi mereka hanya dapatkan untuk bertahan hidup," tambah dia. (Noverius Laoli)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Rahasia Bill Gates membangun kekayaan meskipun telah pensiun 20 tahun lalu

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X