Bonus Bos Disney Dipangkas Ratusan Miliar Rupiah, Apa Alasannya?

Kompas.com - 20/01/2020, 09:06 WIB
CEO Walt Disney Company Bob Iger menghadiri acara Save The Childrens Centennial Celebration: Once In A Lifetime di The Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, California, pada 2 Oktober 2019. Amy Sussman/Getty Images/AFPCEO Walt Disney Company Bob Iger menghadiri acara Save The Childrens Centennial Celebration: Once In A Lifetime di The Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, California, pada 2 Oktober 2019.

NEW YORK, KOMPAS.com - CEO dan Co Chairman Walt Disney Bob Iger mengantongi kompensasi atau bonus kinerja dari perusahaannya sebesar 47,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 650,75 miliar (kurs Rp 13.700 per dollar AS) di 2019.

Jumlah itu merosot hingga 28 persen dari bonus yang dia dapatkan di tahun sebelumnya.

Penurunan jumlah bonus tersebut terjadi setelah pemegang sinyal menunjukkan ketidaksenangan dengan besaran gajinya yang masuk dalam kategori paling tinggi di antara perusahaan terbuka lain.

Dikutip dari Forbes, dalam pengarsipan sekuritas, Disney telah menurunkan kompensasi Iger dua kali sejak pemegang saham mengeluarkan teguran pada 2018. Mereka menilai paket gaji yang didapatkan Iger terlalu berlebihan.

Baca juga: Ahli Waris Disney Dukung RUU untuk Pangkas Kesenjangan Gaji CEO dan Pegawai

Disney memberi Iger kenaikan gaji dan tumpukan insentif saham senilai lebih dari 100 juta dollar AS ketika pada Desember 2017 dirinya setuju untuk memperpanjang kontrak sebagai pimpinan perusahaan. Selain itu, bonus diberikan lantaran kala itu Iger berhasil menyelesaikan proses akuisisi 21st Centruy Fox senilai 71,3 miliar dollar AS dan menunda masa pensiunnya.

Kritik atas upah yang dikantongi Iger pun datang dari ahli waris Disney, Abigail Disney yang kemudian menjadi perbincangan di kalangan luas terutama terkait kesetaraan upah antara CEO dan pegawai.

Pada 2018, Iger mengantongi kompensasai sebesar 65,6 juta dollar AS (Rp 898,72 miliar), sebagian didapatkan dalam bentuk insentif saham senilai 26,3 juta dollar AS yang merupakan salah satu insentif yang ditawarkan perusahaan berdasarkan kontrak tahun 2017.

Pada Maret lalu, komite kompensasi perusahaan dan Iger sepakat untuk mengurangi hak kenaikan gajinya sebesar 500.000 dollar AS juga mengurangi insentif dan bonus sebesar 13 juta dollar AS. Adapun pada Desember Iger juga sepakat tak akan mengambil bonus 5 miliar dollar AS yang seharusnya dia kantongi berdasarkan kontraknya.

Baca juga: Berapa Gaji Anggota TNI dan Polri yang Dipotong Asabri?

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Forbes
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X