Jejak Benny Tjokro di Proyek Maja Raya Grup Ciputra

Kompas.com - 20/01/2020, 13:03 WIB
Gerbang masuk perumahan Citra Maja Raya di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Sejak dimulai pada 2015 lalu, Citra Maja Raya sudah membangun 15 ribu unit rumah, dan yang terbaru adalah rumah subsidi yang mulai dijual bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINGerbang masuk perumahan Citra Maja Raya di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Sejak dimulai pada 2015 lalu, Citra Maja Raya sudah membangun 15 ribu unit rumah, dan yang terbaru adalah rumah subsidi yang mulai dijual bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Skandal di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) menyeret nama Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro. Dia merupakan Direktur Utama PT Hanson International Tbk.

Namanya beberapa kali dikaitkan dengan masalah yang saat ini membelit Jiwasraya dan Asabri. Ini lantaran dua BUMN asuransi tersebut menempatkan dana investasi besar di perusahaan propertinya.

Selain dikenal sebagai pemain saham kawakan di Bursa Efek Indonesia (BEI), cucu pendiri Batik Keris Kasom Handoko Tjokrosapoetro ini juga dikenal sebagai raja tanah.

PT Hanson International dikenal memiliki ribuan hektar tanah di kawasan Barat Jakarta dengan luas 3.026 hektar. Tanahnya tersebar di Serpong, Cengkareng, dan Maja yang masuk Kabupaten Lebak.

Di Maja, Hanson International menggandeng Grup Ciputra untuk mengembangkan perumahan di atas ribuan hektar lahan miliknya.

Baca juga: Skandal Jiwasraya & Asabri: Akrabnya Benny Tjokro dengan Saham Gocap

Proyek terbesarnya, yakni Citra Maja Raya 1 dan 2 yang digarap bersama Grup Ciputra. Dengan jarak 55 kilometer dari Jakarta, proyek perumahan ini menyasar kalangan menengah dan menengah bawah yang lokasinya ditempuh sekitar 2 jam perjalanan dengan KRL dari Stasiun Tanah Abang, Jakarta.

Dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), kawasan ini dikembangkan sebagai hunian yang dekat dengan moda transportasi KRL yang mendekatkan diri dengan Stasiun Maja.

Dikutip dari Annual Report PT Hanson International Tbk 2018, Citra Maja Raya merupakan salah satu proyek kerja sama pengembangan lahan/KSO Perseroan melalui entitas anak dengan Grup Ciputra.

Bersama Grup Ciputra, proyek ini dikerjakan lewat anak-anak perusahaam Hanson International yaitu PT Armidian Karyatama Tbk, PT Harvets Time, dan PT Putra Asih Laksana.

Ketiga perusahaan tersebut terafiliasi dengan PT Mandiri Mega Jaya (MMJ) yang merupakan anak usaha PT Hanson International, dan berperan sebagai induk usaha di bidang properti.

Baca juga: Terseret Kasus Jiwasraya, Hanson Kuasai Ribuan Hektar Tanah di Barat Jakarta

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Gelontorkan Rp 500 Miliar, JBio Bangun Pabrik Biofarmasi dan Vaksin Modern

Whats New
Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Begini Cara Pesan Vaksin Covid-19 secara Mandiri

Whats New
Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Menimbang Untung Rugi Indonesia dalam Perjanjian Perdagangan Asean

Whats New
Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Ekonomi Digital Tumbuh di Tengah Pandemi, Kini Asia Tenggara Punya 12 Startup Unicorn

Whats New
Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Ini Pinjol yang Terdaftar dan Berizin di OJK Per November 2020

Whats New
ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

ADB Beri Pinjaman Rp 8,46 Triliun ke PLN

Whats New
Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Erick Thohir Beberkan Alasan Pemerintah Tidak Pilih Vaksin Covid-19 Pfizher dan Moderna

Whats New
Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X