BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Sinar Mas Land

Ini Strategi ITC Roxy Mas Bertahan di Tengah Gempuran Disrupsi Digital

Kompas.com - 21/01/2020, 07:51 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Wajah Soni Guntara (25) tampak semringah kala ia memasuki ITC Roxy Mas, sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020) sore.

Bagaimana tidak, deretan kios yang menjajakan gadget atau alat komunikasi elektronik dari berbagai merek ternama siap memanjakan hasrat Soni untuk berbelanja.

“Boleh mampir dulu, kak….”

“Silakan, cari apa?”

“Tanya-tanya dulu aja, kak, silakan….”

Alih-alih pusing untuk memilih gadget yang hendak ia beli, Soni justru semakin bersemangat saat para pelayan toko yang ia lewati dengan ramah menawarkan produk yang mereka jual. Pasalnya, Soni bisa menjajal satu per satu gadget sebelum memutuskan untuk membeli.

Suasana ini justru berbanding terbalik saat membeli gadget secara online. Memang, saat ini sudah banyak bertebaran online marketplace atau e-commerce yang menjual gadget melalui internet.

Namun, calon pembeli tidak bisa mencoba fitur gadget secara langsung (hands-on). Terlebih lagi, pembeli juga tidak mengetahui apakah toko yang menjual gadget secara online tersebut tepercaya atau tidak.

ITC Roxy Mas Departement Head Agnes Fariati mengamini pernyataan tersebut. Salah satu kelebihan yang bisa pembeli rasakan adalah rasa nyaman serta aman saat membeli gadget secara langsung tanpa rasa khawatir akan barang yang mereka beli.

“Total ada sekitar 1.000 toko di sini. Para pembeli pun bisa dengan leluasa memilih ingin membeli di mana. Selain ada toko resmi dari berbagai merek gadget ternama, kami juga menyediakan pusat servis lengkap. Ibaratnya, ITC Roxy Mas ini adalah 'One Stop Gadget',” jelas Agnes kepada Kompas.com.

Kendati demikian, Agnes mengakui gempuran disrupsi digital sedikit banyak memengaruhi jumlah konsumen yang datang untuk berbelanja secara langsung. Beberapa tenant juga sempat mengeluhkan hal yang sama.

“Selain itu, resesi ekonomi dalam negeri juga memainkan peran yang mengakibatkan daya beli masyarakat menurun. Namun, dengan strategi yang kami jalankan, ITC Roxy Mas tetap bertahan dari gempuran disrupsi ini,” terang Agnes.

Suasana di ITC Roxy MasDoc. ITC Roxy Mas Suasana di ITC Roxy Mas

 

Digitalisasi

Pengelola ITC Roxy Mas sadar betul bahwa kebiasaan berbelanja masyarakat Indonesia secara perlahan berpindah ke cara baru, yakni dengan cara online. Oleh karena itu, mereka memanfaatkan hal tersebut dengan memaksimalkan konten digital di media sosial yang mereka miliki.

Media sosial, sebut Agnes, bisa menjadi media promosi yang andal. Selain bisa menginformasikan perihal program promo yang sedang dijalankan, media sosial juga kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan publikasi event yang sedang terlaksana.

Tak hanya itu, pengelola juga menyediakan Wi-Fi gratis untuk para pengunjung.

“Wi-Fi gratis ini baru kami sediakan sejak November 2019. Fungsinya agar pengunjung bisa memanfaatkan internet gratis selama 15 menit pertama dan 15 menit kedua,” ujar Agnes.

Selanjutnya, jika pengunjung masih ingin memanfaatkan Wi-Fi gratis tersebut, mereka bisa mendapatkan free pass dengan pembelian barang minimal Rp 100.000.

“Kami juga memaksimalkan kamera pengintai atau CCTV demi keamanan pengunjung. Dengan merasa aman, tentu pengunjung akan dengan leluasa berbelanja tanpa harus khawatir,” ungkapnya.

Ilustrasi suasana di ITC Roxy MasDoc. ITC Roxy Mas Ilustrasi suasana di ITC Roxy Mas

 

Strategi pada 2020

Di zaman yang serba cepat ini, Agnes mengakui bahwa perubahan adalah hal yang mutlak dilakukan supaya bisa bertahan.

Untuk itu, pihaknya sudah merencanakan strategi menjelang pergantian tahun untuk menarik lebih banyak lagi pengunjung datang ke ITC Roxy Mas.

“Tahun depan kami akan membenahi eksterior gedung dengan tampilan yang lebih minimalis, fresh, dan muda. Kami pun hendak menggandeng beberapa tenant kopi kekinian dan mengadakan event kuliner supaya bisa menarik perhatian anak-anak muda untuk datang,” jelas Agnes.

Selain itu, ITC Roxy Mas pun akan memanfaatkan tren anak muda yang menggemari online game.

“Kami akan fokus dengan menyediakan experience pengunjung terkait gaming atau e-sports. Caranya, bisa dengan menggandeng beberapa komunitas gaming dan mengadakan berbagai kompetisi e-sports,” terangnya.

Satu lagi yang unik dan khas dari pusat perbelanjaan ini, yakni banyak menjajakan nomor cantik untuk dibeli pengunjung.

“Ini salah satu signature kami. Di ITC Roxy Mas banyak tersedia nomor-nomor cantik yang dijual. Mulai dari harga ratusan ribu sampai ratusan juta. Uniknya lagi, ternyata peminat atau target market untuk penjualan nomor cantik ini banyak tersedia,” jelas Agnes.

Dengan strategi-strategi yang dijalankan tersebut, Agnes pun optimistis ITC Roxy Mas dapat bertahan dari gempuran disrupsi digital dan memberikan pengalaman terbaik bagi konsumennya sesuai dengan slogan “One Stop Gadget” yang dicanangkan.


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan 5 Unit Kapal Negara Patroli, Kemenhub: Keberadaan Kapal Ini Penting Jaga Laut dan Pantai

Resmikan 5 Unit Kapal Negara Patroli, Kemenhub: Keberadaan Kapal Ini Penting Jaga Laut dan Pantai

Rilis
Kata Sri Mulyani, Inggris Krisis akibat Kebijakan Ekonomi Mereka Sendiri

Kata Sri Mulyani, Inggris Krisis akibat Kebijakan Ekonomi Mereka Sendiri

Whats New
Link dan Cara Skrining Kesehatan BPJS Kesehatan secara Online

Link dan Cara Skrining Kesehatan BPJS Kesehatan secara Online

Whats New
Saat Kenaikan Suku Bunga AS Berdampak pada Banyak Negara...

Saat Kenaikan Suku Bunga AS Berdampak pada Banyak Negara...

Whats New
Ada Gelombang PHK, Klaim JHT Meningkat Sebanyak 2,2 Juta Pekerja

Ada Gelombang PHK, Klaim JHT Meningkat Sebanyak 2,2 Juta Pekerja

Whats New
Lowongan Kerja RANS Entertainment, Ini Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan

Lowongan Kerja RANS Entertainment, Ini Syarat dan Posisi yang Dibutuhkan

Spend Smart
Jokowi Mau Suntik Proyek Kereta Cepat Pakai APBN Rp 3,2 Triliun

Jokowi Mau Suntik Proyek Kereta Cepat Pakai APBN Rp 3,2 Triliun

Whats New
Dulu Jokowi Berkali-kali Janji Kereta Cepat Haram Gunakan APBN

Dulu Jokowi Berkali-kali Janji Kereta Cepat Haram Gunakan APBN

Whats New
Meski Suku Bunga Acuan Naik, Kredit Diprediksi Tumbuh Kuat 11 Persen

Meski Suku Bunga Acuan Naik, Kredit Diprediksi Tumbuh Kuat 11 Persen

Whats New
Ingin Beli Mobil Operasional Perusahaan? Simak Kelebihan dan Kekurangannya Berikut

Ingin Beli Mobil Operasional Perusahaan? Simak Kelebihan dan Kekurangannya Berikut

BrandzView
BPH Migas dan Pemprov Sulut Gelar Sosialisasi Aturan Pembelian BBM agar Distribusi Solar Berubsidi Tepat Sasaran

BPH Migas dan Pemprov Sulut Gelar Sosialisasi Aturan Pembelian BBM agar Distribusi Solar Berubsidi Tepat Sasaran

Rilis
BPOM: Mie Sedaap yang Ditarik di Hong Kong Beda dengan di RI

BPOM: Mie Sedaap yang Ditarik di Hong Kong Beda dengan di RI

Whats New
RANS Entertainment Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi yang Dibutuhkan

RANS Entertainment Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi yang Dibutuhkan

Work Smart
Terkoreksi 0,5 Persen, IHSG Sesi I Ditutup pada Level 7.001,25

Terkoreksi 0,5 Persen, IHSG Sesi I Ditutup pada Level 7.001,25

Whats New
Duduk Perkara Penarikan Produk Mie Sedaap Rasa Ayam Pedas Korean Spicy Chicken di Hong Kong

Duduk Perkara Penarikan Produk Mie Sedaap Rasa Ayam Pedas Korean Spicy Chicken di Hong Kong

Whats New
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.