Sudah Ada BKPM, Mengapa Luhut Sibuk Urus Investasi?

Kompas.com - 21/01/2020, 15:31 WIB
Menko Maritim dan Investasi, Luhut B Pandjaitan memberikan keterangan pers kepada awak media sebelum balik ke kediamannya, Jakarta, Jumat (10/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenko Maritim dan Investasi, Luhut B Pandjaitan memberikan keterangan pers kepada awak media sebelum balik ke kediamannya, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, agenda Luhut Binsar Pandjaitan banyak dikerahkan untuk urusan investasi, khususnya investasi asing.

Tugasnya mengurus investasi itu sejalan dengan perubahan nomenklatur kementerian yang dipimpinnya yang sebelumnya bernama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Di sisi lain, tugasnya ini bersinggungan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM) yang juga jadi payung mengkoordinir seluruh kementerian lembaga (K/L) dalam urusan mempermudah arus investasi.

Dikutip dari Harian Kompas, Selasa (21/1/2020), Luhut menepis jika tugasnya banyak bersinggungan dengan pekerjaan rumah BKPM.

Selain itu, meski sibuk mengurusi investasi, bukan berarti tugas koordinasi di sektor kemaritiman dianaktirikan.

"Presiden ingin lebih fokus pada investasi. Untuk mengurangi defisit transaksi berjalan, ekspor kita harus meningkat. Saya enggak tahu pertimbangan presiden (memilih saya)," ujar Luhut.

Baca juga: Menko Luhut Minta Koruptor Jiwasraya Dimiskinkan

Terlebih, sambungnya, dirinya juga banyak berurusan dengan investor asal China saat masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman.

"Mungkin selama ini saya banyak mengurusi investasi dari China dan (investasi) kelihatan berjalan. Dari semula (mengurus investasi) China, sekarang mengurus semua," ucap mantan Komandan Kopassus ini.

"Investasi luar biasa perubahannya karena kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia semakin baik," tambahnya.

Dia mengklaim tugasnya yang banyak berkaitan dengan koordinasi investasi, tidak akan saling tumpang tindih dengan apa yang dilakukan BKPM.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X