Kenaikan Tarif Ojek Online akan Diputuskan Pekan Depan

Kompas.com - 21/01/2020, 16:54 WIB
Ilustrasi ojek online, tarif baru ojek online ShutterstockIlustrasi ojek online, tarif baru ojek online

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan akan memutuskan soal naik atau tidaknya tarif ojek online pada pekan depan.

Pada minggu ini, Kemenhub akan melakukan rapat evaluasi dengan pengemudi, aplikator dan YLKI terkait tarif ojek online.

“Kita maunya enggak terlalu lama. Misal Jumat kita rapat, Senin kita serahkan ke Pak Menteri (Budi Karya Sumadi). Pekan depan insyaallah (keputusan soal tarif ojek online sudah diputuskan),” ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Yani menjelaskan, dalam penyesuaian tarif ini pihaknya akan mendengar masukan dari sejumlah pihak. Terutama, masukan dari YLKI selaku perwakilan dari masyarakat.

“Setelah keluar angkanya, nanti dibahas bersama dengan YLKI yang mewakili pengguna. Ini penting sekali apakah kemampuan membayar masyarakat memenuhi perubahan tarif tersebut,” kata Yani.

Baca juga: YLKI Sebut Layanan Pengaduan Aplikator Ojek Online Lambat

Yani menambahkan, evaluasi tarif ini dilandasi dari permintaan pengemudi. Salah satu faktor kenaikan tarif ojek online, yakni terkait kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan.

“Komponen yang naik BPJS (Kesehatan), UMR naik, tapi di satu sisi bensin Pertalite turun. Ini komponen utama kenapa teman-teman (pengemudi) mengusulkan tarif naik,” ucap dia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X