Boeing Cari Pinjaman Dana Sebesar Rp 136 Triliun

Kompas.com - 21/01/2020, 17:32 WIB
Boeing 737 Max di parkiran Seattle, Washington. Reuters/Lindsey WassonBoeing 737 Max di parkiran Seattle, Washington.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Produsen pesawat Boeing sedang dalam pembicaraan dengan bank-bank untuk mendapatkan pinjaman 10 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 136 triliun.

Dikutip dari CNBC, Selasa (21/01/2020) menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, itu dilakukan karena perusahaan megalami krisis finansial akibat dari dua kecelakaan fatal pada pesawat 737 Max yang membuat perusahaan tak bisa menjual jenis pesawat tersebut.

Boeing sejauh ini diketahui telah mendapatkan pinjaman setidaknya 6 miliar dollar AS dari bank. 

Menurut sejumlah analis, likuiditas bukan masalah yang mendesak, tetapi utang baru menunjukkan Boeing menopang keuangannya di tengah krisis finansial akibat dari dua kecelakaan maut.

Jumlah yang ingin dipinjam Boeing lebih dari yang diperkirakan beberapa analis. Misalnya, Jefferies awal bulan ini memperkirakan Boeing akan menerbitkan surat utang 5 miliar dollar AS pada kuartal ini.

Baca juga: Merugi, Perusahaan Pemasok Boeing 737 MAX PHK 2.800 Pekerja

Namun, jumlah tersebut mengalami kenaikan karena layanan 737 MAX mengalami penundaan mengancam adanya kenaikan biaya operasional. Termasuk, masalah perangkat lunak baru yang diungkapkan oleh perusahaan minggu lalu.

Boeing bulan ini menghentikan produksi pesawat bermasalah pada bulan ini. Namun, Boeing awal bulan ini mengatakan tidak berencana untuk memberhentikan 737 pekerja Max dan mengatakan mereka akan dipindahkan ke bagian lain.

Boeing juga akan merekomendasikan pilot menjalani pelatihan simulator, proses yang memakan waktu dan mahal, sebelum jet dapat terbang lagi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber CNBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X