Kapal Wartawan Kecelakaan, Menhub Ingatkan Soal Keamanan

Kompas.com - 22/01/2020, 11:29 WIB
ini semua foto-foto kapal phinisi Bali milik Hotel Plataran Resort Komodo Labuan Bajo yang muat wartawan istana tenggelam. (Foto Istimewa/HANDOUT) KOMPAS.COM/MARKUS MAKURini semua foto-foto kapal phinisi Bali milik Hotel Plataran Resort Komodo Labuan Bajo yang muat wartawan istana tenggelam. (Foto Istimewa/HANDOUT)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan keselamatan pelayaran di Labuan Bajo harus ditingkatkan.

Menurut Budi, hal tersebut dilakukan untuk menghindari kejadian kecelakaan kapal serupa di Labuan Bajo, seperti yang terjadi pada Kapal wisata KLM Plataran Pinisi Bali.

“Saya sudah mendengar kabar kapal yang membawa beberapa wartawan mengalami musibah dan saya turut prihatin atas kejadian tersebut. Alhamdullilah semua ABK dan wartawan selamat,” ujar Menhub Budi melalui keterangan persnya, Rabu (22/01/2020)

Menhub juga telah memerintahkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut untuk memperketat pengawasan di lapangan, memastikan petugas mengecek kelaikan kapal, dan membuat peta keselamatan angkutan laut.

"Saya instruksikan kepada UPP Labuan Bajo dan seluruh jajaran Ditjen Hubla untuk tetap waspada dan meningkatkan keselamatan pelayaran, mengingat cuaca yang masih kurang baik akhir-akhir ini," ucapnya.

Baca juga: Kemenhub Minta Syahbandar Tunda Kapal Berlayar Saat Cuaca Ekstrem

Menhub Budi mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang akan menggunakan kapal untuk berwisata untuk turut serta waspada, memperhatikan kondisi kapal dan cuaca terlebih dahulu.

“Seluruh masyarakat diharapkan untuk memastikan kondisi kapal yang akan digunakan dalam keadaan baik. Karena keselamatan adalah nomor satu dalam bertransportasi baik di laut, darat maupun udara,” jelas Menhub.

Sebelumnya diketahui sebuah kapal wisata KLM Plataran Pinisi Bali yang membawa wartawan dan biro pers kepresidenan mengalami insiden tenggelam saat berlayar dari dermaga Hotel Plataran menuju ke Pulau Bidadari di Labuan Bajo pada pukul 12.00 WITA.

Berdasarkan keterangan resmi dari Sekretariat Presiden, dalam perjalanan kembali dari Pulau Bidadari, saat berada di tengah laut, salah satu wartawan yang ikut menyampaikan terjadi perubahan cuaca mendadak yaitu ombak tinggi dan angin kencang sehingga kapal terbalik. Namun, seluruh penumpang dan ABK dipastikan selamat.

Selang beberapa menit kejadian tersebut tim evakuasi langsung bertindak cepat menyelamatkan 16 penumpang. Proses penyelamatan melibatkan 2 kapal dan 1 speed boat.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X