Holding BUMN Tambang Akan Rampungkan Proses Akuisisi Vale pada September 2020

Kompas.com - 22/01/2020, 12:44 WIB
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Holding perusahaan tambang BUMN, MIND ID tengah melakukan pembahasan internal terkait detail transaksi akuisisi 20 persen saham PT Vale Indonesia Tbk.

Rencananya, setelah internal MIND ID dan Vale sepakat mengenai detail transaksi, maka nanti akan dilakukan penandatangan perjanjian jual beli (Condition Sales Purchase Agreement)/CSPA antara kedua pihak.

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak menargetkan, persetujuan dari pemegang saham dan komisaris kedua perusahaan dapat diselesaikan pada Februari mendatang.

"Kami harapkan di bulan februari ada approval internal baik dari MIND ID maupun pihak Vale," ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Caplok Freeport, Utang Holding BUMN Tambang Melonjak 378 Persen

Setelah kedua pihak menyepakati detail transaksi, maka proses penandatangan CSPA akan dilakukan pada Maret 2020.

Untuk harga saham yang dibeli, MIND ID juga sudah menyepakati dengan Vale pada penandatanganan head of agreement (HoA) tahun lalu, yakni harga saham rata-rata Vale selama satu tahun terakhir di Bursa Efek Indonesia.

Kendati demikian, detail harga yang akan dibeli baru akan diungkapkan pada saat penandatanganan CSPA.

"Pengungkapan mengenai harga spesifik akan diungkapkan bersama saat kita melakukan penandatangan definitif. Kami mengharapkan pendatanganan Maret akhir," tutur Orias.

Apabila CSPA ditandatangani pada Maret, maka MIND ID memiliki waktu hingga September 2020 untuk menyelesaikan proses pembayaran.

"Eksekusi pembayaran sesuai dengan mekanisme pasar modal 6 bulan setelah penandatanganan. Kalau penadatanganan di Maret, pembayaran September," ucapnya.

Orias menjelaskan, untuk pembayaran saham ini, pihaknya akan menggunakan kas perusahaan dan juga pinjaman.

"Cash perusahaan ada Rp 22 triliun dan kemampuan pinjaman dengan terms pinjaman yang tidak memberatkan," ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

Whats New
DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Whats New
Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Whats New
Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Whats New
Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Work Smart
Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Whats New
Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Whats New
Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Work Smart
Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Whats New
Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Whats New
Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

Rilis
Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Whats New
Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Whats New
Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X