Soal Jiwasraya, Panja Komisi VI Akan Panggil Erick Thohir hingga Pakar Asuransi

Kompas.com - 23/01/2020, 20:32 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI yang juga tergabung dalam Panja, Andre Rosiade menyampaikan keterangan pers kepada awak media, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIAnggota Komisi VI DPR RI yang juga tergabung dalam Panja, Andre Rosiade menyampaikan keterangan pers kepada awak media, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade menjelaskan, ada tiga orang yang akan diundang untuk menjelaskan serta meminta kepastian pembayaran dana polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya pada pekan depan.

Tiga narasumber yang dimaksud yaitu, pakar asuransi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan juga Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko.

"Hari Selasa (27/1/2020), jam 1, kami ada mengundang pakar asuransi. Kemudian Rabu (28/1/2020) siang, juga kalau tidak salah, kami akan memanggil Pak Erick Thohir juga direksi Jiwasraya," katanya ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: DPR Tuding OJK Tak Selami Lebih Dalam Kasus Jiwasraya

Adapun dalam pertemuan untuk Rabu mendatang, Panja Komisi VI ingin mengawal serta memastikan pihak Jiwasraya akan membayarkan dana nasabah pemegang asuransi pada Maret 2020.

Karena sebelumnya, pada 16 Desember 2019 lalu, Jiwasraya telah berjanji akan membayar dana klaim nasabah.

Sementara untuk Menteri BUMN, pihak Panja Komisi VI ingin mendengar penjelasan pembentukkan holding asuransi.

Baca juga: Dinilai DPR Bobol soal Jiwasraya, Ini Kata OJK

"Akan ada skenario holding dan segala hal. Jadi kita minta keterangan dari pihak Menteri BUMN dan Jiwasraya, apa langkah-langkah yang sudah dilakukan selama ini. Dan kira-kira kapan (pembayaran pemegang polisnya)," jelasnya.

Lalu, pada Selasa nanti, Panja Komisi VI ingin mendengarkan tata kelola keuangan asuransi. Pasalnya, dari sekian banyak perusahaan asuransi yang ada di Indonesia, Jiwasraya justru tak mampu membayar dana klaim nasabah.

Selain itu, keuangan Jiwasraya yang merosot juga dipicu dugaan adanya saham "gorengan" sehingga itulah membuat perseroan milik negara ini gagal bayar klaim dana nasabah.

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN PT Pindad 2020, Cek Formasi dan Syaratnya

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X