Panja Jiwasraya Pertimbangkan Undang Rini Soemarno dan Dahlan Iskan ke DPR

Kompas.com - 23/01/2020, 20:39 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI yang juga tergabung dalam Panja, Andre Rosiade menyampaikan keterangan pers kepada awak media, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIAnggota Komisi VI DPR RI yang juga tergabung dalam Panja, Andre Rosiade menyampaikan keterangan pers kepada awak media, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Panitia kerja (Panja) Komisi VI DPR RI mempertimbangkan memanggil beberapa mantan Menteri BUMN terkait kasus di PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Mantan Menteri BUMN tersebut yakni Rini Soemarno dan Dahlan Iskan.

"Bisa juga, tergantung perkembangan. Yang jelas seluruh agenda siapa yang akan dipanggil, siapa akan jadi narasumber akan kita bahas secara terbuka di dalam internal Panja," ujar Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: DPR Tuding OJK Tak Selami Lebih Dalam Kasus Jiwasraya

Andre mengatakan, Rini Soemarno memang dilarang datang ke DPR pada kabinet kerja pertama Presiden Joko Widodo. Hal itu menyusul keputusan Pansus Pelindo II yang menyeret nama Rini Soemarno.

Namun untuk kasus Jiwasraya, ucap Andra, ttak menutup kemungkinan Panja Komisu VI akan memanggil RIni untuk meminta keterangan.

"Bukan enggak mau (Rini datang ke DPR), tapi enggak boleh kali. Nanti kita panggil," ucapnya.

Selain itu, Panja juga akan memanggil mantan direksi Jiwasraya periode 2008-2018. Saat ini beberapa diantaranya sudah ditahan Kejaksaan Agung.

Baca juga: OJK: Permasalahan Jiwasraya Mulai Terlihat sejak Audit Laporan Keuangan 2017

Tak menutup kemungkinan kata Andre, akan ada rapat gabungan bersama antara Panja Komusu VI, Panja Komisi III dan Komisi XI.

Dia memastikan, proses pemanggilan para saksi atau terdakwa Jiwasraya tidak akan mengganggu proses penyidikan oleh Kejaksaan Agung.

"Panja Komisi VI itu jelas akan memberikan rekomendasi bagaimana cara solusi perbaikan Jiwasraya ke depan. Bagaimana menyelamatkan Jiwasraya, bagaimana memastikan uang nasabah kembali, itu intinya," kata dia.

Untuk nasabahnya sendiri, Andre memastikan tidak akan melibatkan mereka. Namun, Panja ini akan memberikan kepastian kepada nasabah Jiwasraya jika haknya nanti akan segera dibayarkan sesuai janji Jiwasraya yang akan membayar pada Maret tahun ini.

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN PT Pindad 2020, Cek Formasi dan Syaratnya

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X