KILAS

Pemegang Saham PT KCN Kembali Ajukan Penundaan RUPS-LB

Kompas.com - 24/01/2020, 12:50 WIB
PT Karya Citra Nusantara melanjutkan pembangunan pier 2 Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara. Sejak dermaga 1 Pelabuhan Marunda rampung dibangun, aktivitas bongkar muat barang curah dilakukan di situ. KOMPAS.comPT Karya Citra Nusantara melanjutkan pembangunan pier 2 Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara. Sejak dermaga 1 Pelabuhan Marunda rampung dibangun, aktivitas bongkar muat barang curah dilakukan di situ.

“Intinya kan kami berupaya bagaimana saham ini bisa 50:50. Intinya itu, dengan mengacu pada adendum III,” terangnya.

Selaras dengan penuturan Zul Fahmi, dalam RUPS-LB tersebut juru Bicara Hukum KCN Maya Sri Tunggagini juga menyampaikan hal yang sama.

Baca juga: Konsesi Pelabuhan Marunda, PT KCN Harap Pemerintah Bantu Selesaikan Sengketa

“Sesama pemegang saham kasih surat untuk menunda rapat di bulan depan. Sama-sama minta penundaan,” kata Maya kepada Kompas.com.

Maya mengatakan hal-hal yang akan diputuskan di RUPS-LB itu sedang dalam perundingan dengan kedua belah pihak pemegang saham.

“Jadi kami sedang mencari jalan keluar dari perbedaan-perbedaan yang selama ini membuat operasional KCN selama lima tahun belum mencapai kata sepakat,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut, Maya mengatakan, KCN masih menyampaikan hal yang sama sesuai substansi yang disampaikan kepada menteri BUMN.

Baca juga: Adakan RUPS-LB, Operator Pelabuhan Marunda Undang Para Pemegang Saham

“Masih tetap sama sesuai yang dikirm KCN kepada menteri BUMN untuk mengembalikan komposisi saham seperti semula, yakni KTU 85 persen dan KBN 15 persen dengan konsep non APBN/APBD,” jelasnya.

Hal itu disampaikan mengacu pada kesepakatan sebelum adendum III, karena KBN dinilai tidak berhasil meningkatkan saham sampai lima puluh persen

Maya pun berharap penundaan yang diajukan hingga satu bulan ke depan cukup untuk bernegosiasi dan mencapai kata sepakat.

“Mudah-mudahan penundaan ini sih cukup ya. Seharusnya sih cukup. Kalau misalnya lebih lama lagi, malah cost over yang timbul nantinya adalah tanggungan kami,” kata Maya.

Baca juga: Gunakan Dana Non APBN, KCN Lanjutkan Pembangunan Pelabuhan Marunda

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama KCN Widodo Setiadi juga berharap dalam satu bulan ke depan persoalan ini dapat segera menemukan titik terang.

“Mudah-mudahan dalam satu bulan lagi kita bisa membereskan, karena masih banyak ‘PR’ yang harus dituntaskan, menyelesaikan pembangunan pier 2 dan 3 misalnya,” kata Widodo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.