BI: Sentimen Virus Corona Sebabkan Capital Outflow di Bursa Saham

Kompas.com - 24/01/2020, 16:57 WIB
Gubernur BI, Perry Warjiyo menjelaskan kepada media terkait perkembangan moneter, di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (3/1/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIGubernur BI, Perry Warjiyo menjelaskan kepada media terkait perkembangan moneter, di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyebut virus Corona menjadi salah satu penyebab terjadinya capital outflow atau kaburnya modal dari Indonesia.

Pernyataan tersebut terlihat dari jumlah aliran modal keluar dari instrumen saham sebesar Rp 980 miliar sepanjang pekan ini.

"Di SBN memang ada dana masuk Rp 3,8 triliun, sementara di saham ada outflow Rp 0,98 triliun (Rp 980 miliar) di minggu ini," katanya di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Ini Biaya Transaksi dengan Menggunakan QRIS Bank Indonesia

"Aliran portofolio modal asing masuk ke Indonesia totalnya adalah Rp 25,79 triliun year to date (ytd). Bentuknya SBN Rp 26,1 triliun, sementara untuk saham itu inflow-nya Rp 2,57 triliun," ucapnya.

Perry menyatakan secara keseluruhan BI masih melihat bahwa pasar masih percaya kepada perekonomian Indonesia. Hal ini terlihat dari menguatnya nilai tukar rupiah.

"Kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia yang membaik, itu membawa inflow investasi serta memberi dukungan kepada penguatan rupiah," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X