Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengelola JIIPE Merasa Dipersulit Saat Ajukan sebagai KEK

Kompas.com - 24/01/2020, 21:35 WIB
Hamzah Arfah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

Tidak merasa mempersulit

Sementara itu, Pemkab Gresik melalui Kepala Inspektorat Edy Hadi Siswoyo menyatakan tidak merasa mempersulit perihal perizinan kawasan JIIPE dalam pengajuan KEK. Asalkan, pihak JIIPE dapat melampirkan semua dokumen sesuai yang disyaratkan dalam pengurusan KEK.

Bahkan, Edy mengatakan Pemkab Gresik sudah membentuk tim untuk menangani pembentukan KEK, yang dikuatkan dengan surat bernomor 050/1551/HK/437.12/2019 tertanggal 31 Desember 2019, dengan Edy sendiri menjabat sebagai ketua tim.

"Ada sembilan dokumen yang harus dilengkapi oleh pemohon dan harus lengkap. Diajukan ke Dinas Penanaman Modal dan Perijinan satu pintu, yang saat ini ada di Mall Pelayanan Publik.Ketika itu sudah lengkap, kami bisa memproses dengan memverifikasi terlebih dahulu," tutur Edy.

Sembilan dokumen kelengkapan yang harus dicukupi untuk KEK meliputi surat kuasa otorisasi jika pengusul adalah konsorsium, akta pendirian badan usaha, profil keuangan tiga tahun terakhir yang sudah diaudit atau perusahaan baru maka profil keuangan pemegang saham sudah diaudit selama tiga tahun terakhir.

Kemudian persetujuan Pemkab terkait dengan lokasi KEK, surat pernyataan mengenai kepemilikan nilai ekuitas paling sedikit 30 persen dari nilai KEK yang diusulkan, deskripsi rencana pengembangan KEK yang diusulkan yang memuat rencana dan sumber pembiayaan serta jadwal pmbangunan KEK, peta detail lokasi pengembangan serta luas areal KEK yang diusulkan.

Selain itu ada pula mengenai rencana peruntukan ruang pada lokasi KEK yang dilengkapi dengan peraturan zonasi, serta poin terakhir adalah kelayakan ekonomi dan finansial.

"Kami tidak bisa menghambat izin, karena perizinan ini langsung bisa dilaksanakan secara online. Perlu kami tegaskan, bahwa kami sudah melaksanakan pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS)," tegas Edy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com