Bisnis Minuman Boba dengan Rp 8 Juta, 2 Bulan Bisa Balik Modal

Kompas.com - 25/01/2020, 18:03 WIB
ILUSTRASI - Brown sugar boba: susu, teh dan boba. ShutterstockILUSTRASI - Brown sugar boba: susu, teh dan boba.

Bagi mitra yang akan bergabung, mereka juga perlu memasok bahan baku wajib yang meliputi boba, varian rasa, dan cup atau gelas kemasan ke pusat.

"Kemitraan yang kami tawarkan ini bebas biaya royalti, jadi 100 persen milik mitra," jelasnya.

Xinaide Boba juga menawarkan tujuh varian menu yang meliputi Brown Sugar Boba Fresh Milk, Salted Caramel Boba Fresh Milk, Matcha Boba Fresh Milk, Red Velvet Boba Fresh Milk, Chocolate Boba Fresh Milk, Lemon Tea Machiato, dan Brown Sugar Boba Milk Tea. Harga yang dibanderol mulai dari Rp 13.000 sampai dengan Rp 15.000 per cup.

Baca juga: Bisnis Minuman Pelancar ASI, Ibu Senang, Bayi Sehat, Kantong Tebal

Dari menu-menu tersebut, Ichsan memprediksi mitra bisa balik modal hanya dalam waktu 2 bulan. Rincian perhitungannya adalah mitra harus menjual sebanyak 40 cup per hari atau dengan omzet Rp 18 juta dalam sebulan.

"Berdasarkan prediksi balik modalnya 2 bulan saja," tambahnya.

Meski bisnis minuman seperti ini sudah bertebaran di mana-mana, tapi Ichsan tetap optimis mampu bersaing dengan pemain lain, apalagi pasar bisnis ini cukup besar. (Venny Suryanto)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Laba segar bisnis minuman boba tidak pernah kering

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menperin Agus: Hingga Awal September, Hampir 4 Juta Karyawan Sektor Industri Sudah Divaksinasi

Menperin Agus: Hingga Awal September, Hampir 4 Juta Karyawan Sektor Industri Sudah Divaksinasi

Whats New
Cara Menyimpan Barang Berharga di Pegadaian Safe Deposit Box

Cara Menyimpan Barang Berharga di Pegadaian Safe Deposit Box

Whats New
Startup Lokal, Evermos Raih Pendanaan Rp 426 Miliar dari Investor

Startup Lokal, Evermos Raih Pendanaan Rp 426 Miliar dari Investor

Rilis
Laporkan Aktivis ke Polisi, Luhut: Tak Elok Rasanya Mengkritik tetapi Tidak Bicara Langsung

Laporkan Aktivis ke Polisi, Luhut: Tak Elok Rasanya Mengkritik tetapi Tidak Bicara Langsung

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,78 Persen, Asing Borong BBRI, BBCA, dan TLKM

IHSG Ditutup Menguat 0,78 Persen, Asing Borong BBRI, BBCA, dan TLKM

Whats New
BBKP Tunda Rights Issue, Kenapa?

BBKP Tunda Rights Issue, Kenapa?

Whats New
Mudah, Cara Gadai BPKB Kendaraan di Pegadaian

Mudah, Cara Gadai BPKB Kendaraan di Pegadaian

Whats New
Pemerintah Harus Waspadai Kenaikan Harga Komoditas yang Bisa Pengaruhi Kinerja Ekspor

Pemerintah Harus Waspadai Kenaikan Harga Komoditas yang Bisa Pengaruhi Kinerja Ekspor

Whats New
Cara Bayar Pajak Online Via E-Billing

Cara Bayar Pajak Online Via E-Billing

Whats New
8 BUMN Dapat PMN Rp 35,13 Triliun, Tertinggi IFG dan Hutama Karya

8 BUMN Dapat PMN Rp 35,13 Triliun, Tertinggi IFG dan Hutama Karya

Whats New
Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Whats New
Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Whats New
Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Rilis
ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.