Menhub: Larangan Terbang ke Wuhan Mungkin Bisa Satu Bulan

Kompas.com - 26/01/2020, 21:03 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/11/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah, Minggu (3/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum bisa memastikan kapan pelarangan penerbangan dari dan menuju Wuhan, China akan dicabut.

Pelarangan penerbangan ke kota tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona ke Indonesia.

Menurut dia, maskapai nasional baru bisa melayani penerbangan ke Wuhan setelah kondisi di negara Tirai Bambu itu sudah membaik.

Baca juga: Menhub Bantah Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta Tak Penuhi Aspek Keselamatan

“Saya belum bisa sampaikan. Di sana masih krusial dan masih close. Mungkin bisa sampai tiga minggu atau sebulan kalau lihat apa yang terjadi di Wuhan,” ujar Budi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (26/1/2020).

Budi pun membuka peluang, larangan terbang bagi maskapai nasional pun bisa saja diterapkan untuk kota-kota lainnya di China. Namun, hal tersebut tergantung kondisi penyebaran virus itu.

“Berkaitan kota-kota lain di China, kami akan bahas dengan Kemenkes, Kemenlu terhadap perkembangan yang ada di sana,” kata Budi.

Baca juga: Ini Kata AP II Soal 150 Turis China yang Tiba di Sumbar

Budi memastikan saat ini tak ada maskapai nasional yang melayani penerbangan dari dan menuju Wuhan.

Sebelum adanya pelarangan, dua maskapai nasional yang melayani penerbagan rute Wuhan yakni Lion Air dan Sriwijaya Air.

“Kalau di Wuhan sudah clear tak ada penerbangan dari dan ke Wuhan. Jadi kemarin Lion sempat akan mengembalikan penumpang, tapi di sana sudah close. Jadi (penerbangan) yang kembali sudah kosong, clear tidak ada lagi penerbangan ke Wuhan darimanapun di Indonesia,” ucap dia.

Baca juga: Tarif Tol Dalam Kota Akan Segera Naik



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X