Komisi IX DPR Minta Pemerintah Jangan Berleha-leha Antisipasi Virus Corona

Kompas.com - 27/01/2020, 12:26 WIB
Seorang pekerja dari layanan pembersihan menyemprotkan desinfektan di dalam gerbong kereta sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, China, di Stasiun Kereta Api Suseo di Seoul, Korea Selatan, Jumat (24/1/2020). Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China. AFP/HONG YOON-GISeorang pekerja dari layanan pembersihan menyemprotkan desinfektan di dalam gerbong kereta sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona yang berasal dari Wuhan, China, di Stasiun Kereta Api Suseo di Seoul, Korea Selatan, Jumat (24/1/2020). Hingga saat ini, sudah 12 negara di berbagai belahan Bumi yang positif mengumumkan terdampak virus corona yang dilaporkan sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay meminta pemerintah agar segera bertindak cepat mengantisipasi penyebaran virus corona agar tidak masuk ke Indonesia.

Mengingat perkembangan virus ini belum dikenali secara baik, dia pun meminta, agar pemerintah segera mengambil kebijakan yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan virus corona.

“Kami berharap agar pemerintah dan Kementerian Kesehatan secara khusus benar-benar siap menghadapi kemungkinan penyebaran virus ini. Melihat kecepatan penyebarannya, pemerintah tidak boleh berleha-leha. Harus ada perencanaan dalam menghadapi situasi seperti saat ini," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Virus Corona Merebak, IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Pekan Ini

Ia menilai pemeriksaan masuknya turis China ke Indonesia perlu diperketat. Wakil Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut tak mau Indonesia kecolongan seperti kasus di Perancis.

Satu orang dinyatakan terjangkit virus corona setelah sebelumnya lolos dari pemeriksaan kesehatan di bandara.

"Jika perlu, mobilitas orang dan barang dari negara dan daerah terjangkit virus ini harus benar-benar dipantau. Penjagaan ketat perlu dilakukan agar tidak ada orang yang terjangkit virus ini lolos dan masuk ke Indonesia," tegasnya.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Ini Sektor yang Dirugikan dan Diuntungkan

Lebih lanjut, dia juga menyarankan kepada pemerintah untuk melakukan sosialisasi masif ke masyarakat terkait bahaya virus corona. Sekaligus sosialisasi bagaimana penanganan dan antisipasi yang bisa dilakukan oleh masyarakat.

Saleh juga menilai pemerintah perlu untuk melakukan kerja sama dengan negara dan badan-badan internasional dalam rangka mengantisipasi perkembangan virus corona. Semua pihak diharapkan dapat mencari vaksin dan obat yang bisa mengobati korban yang telah terjangkit.

Komisi IX juga berencana akan memanggil Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pada pekan ini untuk bicara terkait virus corona.

Saat ini terdapat 13 negara yang mengkonfirmasi kasus virus mematikan tersebut. Negara-negara tersebut yakni Kanada, China, Jepang, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Nepal, Perancis, dan Australia.

Baca juga: Ramalan Mengerikan Bill Gates soal Wabah Virus Corona

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X