Kemendag Izinkan Minyak Goreng Curah Beredar hingga Akhir 2020

Kompas.com - 27/01/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi minyak goreng. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi minyak goreng.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mewacanakan kebijakan minyak goreng wajib kemasan pada 2020.

Dalam proses menjalankan kebijakan tersebut, Kemendag pun memberikan masa transisi kewajiban minyak goreng sawit dalam kemasan sampai 31 Desember 2020.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto mengatakan, hal ini pun disebut dalam Surat Edaran Menteri Perdagangan Bernomor 02 Tahun 2019.

Baca juga: Mendag: Januari 2020 Tak Ada Lagi Minyak Goreng Curah!

"Pada masa transisi tersebut, minyak goreng dalam bentuk curah yang beredar di pasar masih dapat diperdagangkan dengan tetap memperhatikan keamanan pangan sebagaimana ketentuan yang berlaku," ujar Suhanto kepada Kontan.co.id, Senin (27/1/2020).

Dia juga meminta agar para produsen minyak goreng mengurangi pasokan minyak goreng curah dan menggantinya dengan minyak goreng kemasan sederhana secara masif.

Namun, dia juga memastikan produsen minyak goreng sudah menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan kebijakan ini.

"Seluruh produsen minyak goreng sudah menyatakan kesiapannya," tambah Suhanto.

Baca juga: YLKI : Pemerintah Harus Jaga HET Minyak Goreng Kemasan

Sembari menjalankan masa transisi ini, Suhanto juga membeberkan pihaknya masih menyusun regulasi berkaitan dengan pelaksanaan pemberlakuan minyak goreng sawit wajib kemasan.

Dia mengatakan, aturan tersebut akan disinergikan dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 46 Tahun 2019 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Minyak Goreng Sawit Secara Wajib. (Lidya Yuniartha)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Kemendag izinkan minyak goreng curah beredar hingga akhir 2020

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X