Virus Corona Bikin Ritel Ternama hingga Produsen Barang Mewah Meringis

Kompas.com - 28/01/2020, 13:25 WIB
Seorang pria mengenakan masker saat mengendarai sepeda motor di jalanan kota Wuhan, China, yang sepi akibat wabah virus corona yang mematikan, Minggu (26/1/2020). AFP/HECTOR RETAMALSeorang pria mengenakan masker saat mengendarai sepeda motor di jalanan kota Wuhan, China, yang sepi akibat wabah virus corona yang mematikan, Minggu (26/1/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain jaringan restoran cepat saji McDonald's menutup 5 restorannya di Wuhan, beberapa jaringan restoran cepat saji lainnya dan kedai kopi ternama ikut tutup.

Hal itu menindaklanjuti wabah virus korona yang sudah merenggut nyawa 80 penderita hingga saat ini.

Dikutip CNN, Selasa (28/1/2020), jaringan kedai kopi Starbucks telah menutup beberapa ritelnya di Kota Wuhan. Bahkan emiten bersandi saham SBUX ini menangguhkan pesan antar ke kota Wuhan dan Hubei, China.

Baca juga: Saham McDonalds hingga Nike Rontok akibat Virus Corona

Dikutip situs web perusahaan, setidaknya emiten tersebut memiliki 90 ritel di Provinsi China Tengah, yang di dalamnya termasuk Wuhan dan Hubei.

Selain Starbucks, restoran KFC dan Pizza Hut juga tutup di kota Wuhan sampai batas waktu yang belum ditentukan, menyusul penanganan lebih lanjut pemerintah China.

Sebelumnya, McDonald's (MCD) telah menutup restoran di Wuhan dan empat kota lainnya di Hubei, antara lain Ezhou, Huanggang, Qianjiang, dan Xiantao.

Kelima kota tersebut juga terdampak larangan bepergian yang diterapkan pemerintah China.

"Operasional restoran McDonald's di Provinsi Hubei berlangsung normal di kota-kota di mana sarana transportasi publik beroperasi normal. Keselamatan staf dan konsumen adalah prioritas utama kami," kata juru bicara McDonald's Barry Sum.

Baca juga: Produsen Mobil Tarik Pegawainya karena Virus Corona, Industri Manufaktur China Terhenti

Tak hanya itu, Disney (DIS) telah menutup tempatnya di daerah Shanghai dan Hong Kong. Padahal, Disney telah memasang dekorasi bertema tahun baru China di seluruh taman, dilengkapi ornamen tikus menyambut Tahun Tikus.

Tak sampai situ, saham-saham perusahaan barang-barang mewah pun terpukul. Saham LVMH (LVMHF dan PPRUF), pembuat jam tangan Cartier Richemont semua turun lebih dari 5 persen pada minggu lalu.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Whats New
Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Whats New
Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Smartpreneur
Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Earn Smart
KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

Whats New
UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

Smartpreneur
Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Whats New
Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Whats New
Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Rilis
[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

Rilis
Pegawai DJP Tersangkut Kasus Suap, Angota Komisi XI DPR Sentil Sri Mulyani

Pegawai DJP Tersangkut Kasus Suap, Angota Komisi XI DPR Sentil Sri Mulyani

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X