Holding RS BUMN Ditargetkan Terbentuk pada Juni 2020

Kompas.com - 28/01/2020, 14:00 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan pembentukan holding BUMN rumah sakit terbentuk pada pertengahan tahun 2020.

“Holding rumah sakit insya Allah Juni (2020) jadi (dibentuk),” ujar Erick di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Erick menjelaskan, banyak perusahaan pelat merah memiliki rumah sakit. Padahal inti bisnis (core bisnis) dari perusahaan tersebut bukan bergerak di industri itu.

“Kita mau holdingkan rumah sakit, kenapa? (karena) BUMN-BUMN yang tadi fokus ke bisnis intinya bikin rumah sakit, yang ada rumah sakitnya tidak memberikan pelayanan yang baik,” kata Erick.

Baca juga: Erick Thohir Mau Bentuk Holding Rumah Sakit

Erick menjelaskan, dengan terbentuknya perusahaan induk rumah sakit akan menghadirkan banyak manfaat. Misalnya, nanti perusahaan tersebut bisa menyalurkan tenaga medis ke Jepang.

“Karena pembangunan lapangan kerja ke depan tidak hanya di Indonesia, tapi juga kita harus buka outsource untuk negara lain,” ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana membentuk holding rumah sakit. Sebab, saat ini banyak perusahaan-perusahaan plat merah yang memiliki anak usaha yang beregerak di bidang pelayanan rumah sakit.

“Ya (akan dibentuk holding rumah sakit). Strukturnya masih dibahas, yang penting akan ada holding rumah sakit, pemiliknya nanti para BUMN yang punya rumah sakit,” ujar Erick di Kementeria Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Baca juga: Erick Thohir Ingin Kubur Mimpi Rini Soemarno Bentuk Super Holding BUMN

Erick mengaku tak ingin lagi ada perusahaan BUMN membentuk anak usaha di luar dari inti bisnisnya. Atas dasar itu, nantinya rumah sakit milik BUMN hanya akan dikelola oleh satu perusahaan.

“Bayangkan saja buat apa Pertamina misalnya fokus bisnis rumah sakit, padahal fokus utamanya Pertamina kan migas. Pertamina punya 25 sumur yang harus dieksplorasi. Lifting sekarang turun, nah hal-hal ini kita enggak mau auto fokus,” ucap dia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X