Dicecar DPR soal Pencegahan Virus Corona, Ini Respons Menhub

Kompas.com - 28/01/2020, 14:12 WIB
Menhub Budi Karya di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Menhub Budi Karya di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi V DPR RI mempertanyakan respon dan langkah antisipatif Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terhadap potensi penyebaran virus corona. Pertanyaan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus.

Merespon pertanyaan tersebut, Budi menjelaskan bahwa pihaknya bersama kementerian dan lembaga terkait sudah melakukan beberapa langkah pencegahan masuknya virus corona ke Indonesia.

Salah satu langkah utama yang dilakukan ialah menutup rute penerbangan dari Indonesia ke Wuhan, China, dan sebaliknya.

"Status sampai hari ini dari Indonesia ke Wuhan dan sebaliknya ditutup. Jadi tidak ada penerbangan ke Wuhan. Sekali ada penerbangan kesana tapi kita batalkan," tuturnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Virus Corona Bikin Ritel Ternama hingga Produsen Barang Mewah Meringis

Kendati demikian, berdasarkan hasil rekomendasi Kementerian Kesehatan, Budi tidak menutup rute penerbangan ke kota China lainnya.

Keputusan ini diambil setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan belum ada penyebaran di wilayah China selain Wuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bahkan dari refensi kita peroleh negara berkapasitas tidak melakukan penundaan atau travel warning ke bagian China yang lain," ujarnya.

Untuk pencegahan di pelabuhan, mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu memastikan pihaknya sudah menginstruksikan kepada seluruh pelabuhan internasional untuk memasang thermal scanner sebagai alat pendeteksi virus Corona.

"Apabila ada pelabuhan atau bandara tidak melakukan instruksi, kami meminta kepada anggota dewan untuk menyampaikan ke kami," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Whats New
[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas 'Words Bubble Up Like Soda Pop' | 'Rurouni Kenshin: The Beginning' Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel 'Venom' Dirilis

[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas "Words Bubble Up Like Soda Pop" | "Rurouni Kenshin: The Beginning" Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel "Venom" Dirilis

Rilis
BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

Rilis
Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Rilis
Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Whats New
Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Rilis
Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Whats New
Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Whats New
Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Whats New
Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Whats New
 Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Whats New
Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X