Kapal Pelindo I Diduga Jual Minyak Ilegal ke SIngapura, Ini Respon Erick Thohir

Kompas.com - 28/01/2020, 16:12 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariMenko Polhukam Mahfud MD dan Menteri BUMN Erick Thohir saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sudah mendapat laporan terkait kapal milik Pelindo I yang membawa minyak Ilegal dan diduga menjualnya kepada kapal Singapura.

Erick mengaku mendapat laporan tersebut langsung dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Sudah (mendapat laporan). Bu Sri Mulyani telepon saya langnsung,” ujar Erick di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kendati begitu, Erick belum mau mengungkapkan apa tindakan yang akan dilakukan terkait pelanggaran tersebut.

Dia perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan Sri Mulyani terkait kejadian ini.

“Tunggu dari Menkeu arahannnya apa, ceritanya gimana, kan saya enggak mau salah,” kata Erick.

Sebelumnya, Kapal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) milik Pelindo 1 Batam yang membawa minyak Ilegal dan diduga menjualnya kepada kapal Singapura berhasil ditangkap DJBC Kanwil Kepri pada Senin (20/1/2020) sekitar pukul 03.00 dini hari. 

Kapal milik Pelindo I Batam itu ditangkap di antara perairan Indonesia dan Singapura.

Saat ini kapal bernama KT Sei Deli III tersebut dalam pengawasan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC Tipe B) Batam.

Baca juga: Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU BC Tipe B Batam Sumarna melalui pesan singkatnya membenarkan atas penangkapan KT Sei Deli III milik BUMN di bawah pengawasan Pelindo I Batam tersebut.

Kapal Sei Deli III ditangkap saat melakukan penyulingan ilegal atau kencing minyak di tengah laut.

Minyak tersebut diduga dijual kepada kapal Singapura bernama CB Celebes.

“Kapal berada di Pelabuhan Batu Ampar dan dalam pengawasan BC Batam,” kata Sumarna.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X