Ketua KPK Diminta Erick Thohir Bantu Cegah Korupsi di BUMN

Kompas.com - 28/01/2020, 16:45 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri dan Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Akhdi Martin PratamaKetua KPK Firli Bahuri dan Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengaku diminta membantu upaya pencegahan korupsi di perusahaan-perusahaan BUMN.

Hal itu ia sampaikan usai bertemu Menteri BUMN Erick Thohir di Kantor Kementerian BUMN pada Selasa (28/1/2020).

“BUMN meminta kepada kami terkait keterlibatan supaya memberi sumbangsih kepada BUMN untuk tidak terjadinya korupsi,” ujar Firli.

Baca juga: Kapal Pelindo I Diduga Jual Minyak Ilegal ke SIngapura, Ini Respon Erick Thohir

Firli menambahkan, pihaknya diminta memberi pelatihan anti suap kepada seluruh karyawan di BUMN. Selain itu, KPK juga diminta memberi pengarahan dalam pembentukan perusahaan yang bersih dari korupsi.

“Jadi kami bicara tentang bagaimana menyelamatkan bagaimana kita juga bisa berikan andil mencegah korupsi tidak terjadi,” kata Firli.

Firli pun mengapresiasi langkah Erick Thohir yang ingin memberantas korupsi di BUMN. Menurut dia, Erick telah membuat aturan agar BUMN bersih dari korupsi.

“Ada 9 Peraturan Menteri BUMN yang memerintahkan seluruh pejabat struktural untuk melakukan upaya-upaya mencegah korupsi. Kedua, BUMN juga sudah membuat sistem manajemen anti suap,” ucap dia.

Baca juga: Virus Corona Merebak, Perusahaan Global Batasi Perjalanan Bisnis ke China

Sebelumnya, Erick Thohir sempat meminta para pemimpin perusahaan pelat merah tidak berusaha melobi dirinya agar tak dicopot dari jabatan masing-masing. Jika kinerjanya baik, otomatis jabatan seseorang itu di perusahaan BUMN tak akan diganti.

Namun, jika kinerjanya buruk maka otomatis akan dievaluasi. Hal tersebut dikatakan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

“Disampaikan juga (oleh Erick Thohir), mereka (para pimpinan BUMN) enggak perlu lobi-lobi untuk mempertahankan jabatannya. Kalau bottom line bagus, enggak usah khawatir,” ujar Arya mencontohkan perkataan Erick kepada para petinggi perusahaan BUMN.

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN, dari Telkom hingga Nindya Karya

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X