Krakatau Steel Restrukturisasi Utang Rp 31 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah RI

Kompas.com - 28/01/2020, 18:44 WIB
Konferensi pers soal restrukturisasi utang PT Krakatau Steel di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKonferensi pers soal restrukturisasi utang PT Krakatau Steel di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melakukan restrukturisasi utang senilai 2,2 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 31 triliun.

Angka ini diklaim merupakan restrukturisasi utang terbesar sepanjang sejarah di Indonesia.

“Saya bicara tegas ke Pak Dirut (Krakatau Steel) jangan hanya bannernya saja restrukturisasi terbesar dalam sejarah Indonesia. Saya tidak mau lihat video hanya teori, buat video itu gampang. Tapi apa operasional ke depannya,” ujar Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Erick Thohir Pilih Angkat Tangan jika Diminta Bereskan Krakatau Steel dalam Sekejap

Sementara itu, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menambahkan, restrukturisasi utang ini dilakukan untuk mendukung rencana transformasi bisnis dan keuangan perseroannya menjadi lebih sehat.

Dia mengklaim, dengan adanya restrukturisasi ini beban bunga dan kewajiban pembayaran pokok pinjaman menjadi lebih ringan.

Sehingga dapat membantu perbaikan kinerja dan memperkuat arus kas perusahaan.

“Melaiui restrukturisasi lni, total beban bunga selama sembilan tahun utang dapat diturunkan secara signiiikan dari 847 juta dollar AS menjadi 466 juta dollar AS. Selain itu, penghematan biaya juga kita dapatkan dari restrukturisasi Krakatau Steel utang selama sembilan tahun sebesar 685 juta dollar AS,” kata Silmy.

Baca juga: Krakatau Steel Teken Perjanjian Kredit Restrukturisasi

Proyek restrukturisasi utang ini berlangung selama sembilan tahun sejak 2019 hingga 2027 mendatang.

Restrukturisasi utang ini melibatkan 10 bank nasional, swasta nasional dan swasta asing.

Kesepuluh bank tersebut, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank ICBC Indonesia.

Kemudian ada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank DBS Indonesia, dan PT Bank OCBC NISP Tbk.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Memutus Penyebaran Covid-19 saat “New Normal”

4 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Memutus Penyebaran Covid-19 saat “New Normal”

Spend Smart
Harga Emas Antam Anjlok Rp 17.000

Harga Emas Antam Anjlok Rp 17.000

Whats New
CORE: Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Rp 677 Triliun Masih Jauh Dari Ideal

CORE: Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Rp 677 Triliun Masih Jauh Dari Ideal

Whats New
KKP Kembali Lepasliarkan 95.610 Benih Lobster

KKP Kembali Lepasliarkan 95.610 Benih Lobster

Whats New
Tata Cara Lengkap Refund Dana Haji Reguler, Khusus, serta Pelimpahan Porsi

Tata Cara Lengkap Refund Dana Haji Reguler, Khusus, serta Pelimpahan Porsi

Whats New
Luhut Minta Menkes Pelopori Protokol untuk Pelaku Usaha Jelang New Normal

Luhut Minta Menkes Pelopori Protokol untuk Pelaku Usaha Jelang New Normal

Whats New
IHSG dan Rupiah Hari Ini Diprediksi Bakal Rally

IHSG dan Rupiah Hari Ini Diprediksi Bakal Rally

Whats New
Jaga Kelangsungan Usaha di Masa Pandemi, Menaker Terbitkan Surat Edaran

Jaga Kelangsungan Usaha di Masa Pandemi, Menaker Terbitkan Surat Edaran

Whats New
Pemerintah Tambah Subsidi Bunga, Ini Syarat UMKM Bisa Mendapatkan Relaksasi KUR

Pemerintah Tambah Subsidi Bunga, Ini Syarat UMKM Bisa Mendapatkan Relaksasi KUR

Whats New
Pertama Kalinya dalam 29 Tahun, Australia Mengalami Resesi

Pertama Kalinya dalam 29 Tahun, Australia Mengalami Resesi

Whats New
Luhut: Pasca Pandemi, Pemerintah Fokus Hilirisasi Minerba

Luhut: Pasca Pandemi, Pemerintah Fokus Hilirisasi Minerba

Whats New
Perusahaan Wajib Daftarkan Pekerjanya di Program Tapera Paling Lambat 2027

Perusahaan Wajib Daftarkan Pekerjanya di Program Tapera Paling Lambat 2027

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Tantang Pengritik Utang Negara | Tagihan Listrik Raffi Ahmad

[POPULER MONEY] Luhut Tantang Pengritik Utang Negara | Tagihan Listrik Raffi Ahmad

Whats New
Upah Maksimal Rp 8 Juta Berhak Ajukan Pembelian Rumah Melalui Program Tapera

Upah Maksimal Rp 8 Juta Berhak Ajukan Pembelian Rumah Melalui Program Tapera

Whats New
New Normal, Maskapai Diminta Tutup Fasilitas Toilet Pesawat Selama Penerbangan

New Normal, Maskapai Diminta Tutup Fasilitas Toilet Pesawat Selama Penerbangan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X