Luhut Sebut Ibu Kota Baru Bakal Terapkan Kendaraan Listrik

Kompas.com - 29/01/2020, 06:26 WIB
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (kiri) dan Menko PMK Muhadjir Effendy mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (6/1/2020). Pada rapat kabinet terbatas tersebut presiden mengajukan tiga usulan dalam menuntaskan persoalan masalah gas untuk industri, salah satunya penghilangan jatah untuk pemerintah. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj. ANTARAFOTO/WAHYU PUTRO AMenko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (kiri) dan Menko PMK Muhadjir Effendy mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (6/1/2020). Pada rapat kabinet terbatas tersebut presiden mengajukan tiga usulan dalam menuntaskan persoalan masalah gas untuk industri, salah satunya penghilangan jatah untuk pemerintah. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Indonesia akan menerapkan penggunaan kendaraan listrik di ibu kota negara baru pada 2024.

"Enggak (gunakan BBM). Di sini saja (Jakarta) sudah dimulai (kendaraan listrik). Bertahap, mulai pabrik transportasi sampai kepada mobil-mobil pribadi. Nanti 2023, 2024 sudah mulai di ibu kota baru," ujarnya di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Menurut Luhut, penggunan kendaraan listrik di ibu kota baru akan memberikan manfaat kepada generasi selanjutnya. Sebab kendaraan listrik lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Luhut Minta Tambahan Gedung Kantor Baru ke Kemenkeu

"Jadi nanti akan membuat Indonesia nongol sendiri. Jadi akan populer dan generasi kamu akan nikmatin itu," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) ingin menegaskan ibu kota bukan sekadar kota administratif pusat pemerintahan, melainkan pembangunannya dikonsep sebagai kota metropolitan sekaligus sebagai smart city.

Dikutip Kompas.com dari laman Setkab, Selasa (14/1/2020), Jokowi mengingatkan, Indonesia memiliki 1,4 juta pegawai pemerintah pusat di Jakarta.

Dengan keluarga mereka, total populasi sekitar 6 hingga 7 juta orang yang bakal menghuni ibu kota baru di Kalimantan Timur. Populasinya juga akan terus meningkat pesat di masa depan.

Baca juga: Saat Erick Thohir Tersenyum Dengar Krakatau Steel Punya 60 Cucu Usaha

Sementara itu Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, penggunan kendaran listrik di ibu kota baru keinginan dari Presiden Joko Widodo. 

"Kendaraan listrik adalah suatu keniscayaan," ucap Budi saat memberikan kata sambutan di peluncuran GrabCar Elektrik di Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (27/1/2020).

Meskipun saat ini masih ada dilema lantaran harga kendaraan listrik yang masih tinggi, tapi Budi menyampaikan bila nantinya langkah-langkah tersebut akan diupayakan melalui beberapa cara.

Baca juga: [POPULER MONEY] Indonesia Sukses Bangun Kapal Selam | Erick Thohir Soal DP 0 Rupiah

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X