Antisipasi Virus Corona, KKP Akan Uji Lab Ikan Impor Asal China

Kompas.com - 29/01/2020, 11:30 WIB
Pabrik pengalengan ikan d Muncar menggunakan ikan impor karena kesulitan mencari ikan lemuru di perairan Muncar Banyuwangi KOMPAS.COM/Ira RachmawatiPabrik pengalengan ikan d Muncar menggunakan ikan impor karena kesulitan mencari ikan lemuru di perairan Muncar Banyuwangi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melakukan uji virus corona terhadap produk perikanan asal China bersama dengan Lembaga Eijkman, yang merupakan lembaga peneliti penyakit menular dan zoonosis.

Meski begitu KKP melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) menyebut daftar ikan yang diimpor dari negara terjangkit virus corona aman dikonsumsi.

Kepala BKIPM, Rina mengatakan, pihaknya bakal memberhentikan impor ikan sementara apabila ikan-ikan tersebut telah terjangkit virus corona.

Pasalnya menurut kabar terbaru yang belum dilalui dengan penelitian, virus mematikan itu dapat berasal dari lendir maupun darah ikan yang terpapar.

Baca juga: Virus Corona Merebak, Perusahaan Global Batasi Perjalanan Bisnis ke China

"Untuk itu kita akan mewajibkan GACC (General Administration of Customs of the People's Republic of China) memastikan produk dari Tiongkok sudah diuji dan bebas virus corona,” terang Rina dalam siaran pers, Rabu (29/1/2020).

Rina bilang, BKIPM juga meminta konfirmasi dari Otoritas Kompeten Tiongkok atau General Administration of Customs of the People's Republic of China (GACC) terkait langkah pencegahan yang dilakukan.

"Selain itu, kami meminta GACC menginformasikan peta dan data penyebaran virus corona pada produk perikanan di Tiongkok, terutama di Wuhan dan radius 20 km," terang Rina.

Baca juga: Virus Corona Bikin Ritel Ternama hingga Produsen Barang Mewah Meringis

Tak hanya itu, BKIPM telah mengundang ahli virologi dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Profesor R. Wasito yang telah meneliti virus corona sejak tahun 1989 di Michigan State University, AS.

Sebagai informasi, virus corona disinyalir pertama kali datang dari pasar seafood Huanan di Kota Wuhan, China. Virus itu kemudian menyebar ke 16 negara dunia.

Negara-negara tersebut antara lain, Jepang, Prancis, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Nepal, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, hingga Vietnam.

Baca juga: Erick Thohir: Kami Tidak Akan Toleransi Proyek-proyek Pesanan Mafia

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X