Untuk Pertama Kalinya, Kimia Farma Ekspor Bahan Baku Kosmetik ke Korsel

Kompas.com - 29/01/2020, 15:15 WIB
Australis Cosmetics, kosmetik asal Australia resmi hadir di Indonesia. Kompas.com/ BestariAustralis Cosmetics, kosmetik asal Australia resmi hadir di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - BUMN farmasi, PT Kimia Farma (Persero) Tbk mulai merintis ekspor bahan baku kosmetik ke Korea Selatan atau Korsel. Pengiriman perdana dilakukan dari pabrik di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Produk yang dikapalkan ke Korsel itu merupakan bahan baku bedak dan lotion sebanyak 31 ton sebagai ekspor tahap pertama di tahun 2020.

Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo mengatakan pengembangan produksi bahan baku kosmetik telah dirintis Kimia Farma sejak tahun 2018.

Pada tahun 2019 Kimia Farma melakukan transfer teknologi dan optimalisasi proses produksi bahan baku kosmetik di Pabrik Bahan Baku Obat (BBO) Cikarang, dengan menggandeng mitra dari Negeri Gingseng.

“Ini merupakan langkah kami (Kimia Farma) untuk meningkatkan nilai ekspor negara. Melalui ekspor perdana 7 (tujuh) bahan baku kosmetik ke Korea Selatan ini akan menghasilkan nilai berkisar 1,5 juta dollar AS,” kata Verdi dalam keterangannya, Rabu (29/1/2020).

Baca juga: Kembangkan Produk, Kimia Farma Gandeng Perusahaan Kosmetik Korea

Menurutnya pengembangan industri bahan baku dimulai sejak tahun 2016 melalui pendirian fasilitas produksi BBO yang dimiliki Kimia Farma dan kemudian komersialisasi perdana hari ini.

Bahkan, fasilitas produksi ini menjadi salah satu inovator dalam industri bahan baku farmasi dan telah mendapatkan penghargaan dari Menteri Kesehatan pada tahun 2018.

Pemasaran bahan baku kosmetik perdana ke Korea Selatan, kata Verdi, adalah awal yang baik untuk membuka peluang pasar bahan baku kosmetik di mancanegara.

Menurut dia, Korea Selatan tengah menjadi trendsetter kosmetik di dunia.

“Ini menjadi entry gate bagi kami (Kimia Farma) untuk menjangkau pasar bahan baku ke depannya," ucap Verdi.

"Karena kini Kimia Farma juga sedang mengembangkan Bahan Baku Obat (BBO),” katanya lagi. 

Baca juga: Soal Holding BUMN Farmasi, Ini Kata Kimia Farma

Adapun saat ini produksi BBO Kimia Farma sedang dalam proses pengembangan menjadi produk jadi (finished good).

BBO Kimia Farma diperkirakan akan komersialisasi pada semester 2 tahun 2020.

Pada tahap awal, penggunaan BBO ini akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dahulu. Hal ini bertujuan untuk mengurangi nilai impor BBO dalam negeri.

Baca juga: Kimia Farma Resmi Akuisisi Saham Phapros Rp 1,36 Triliun dari RNI

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X