Sri Mulyani: Setiap Kementerian Kalau Saya Datangi Selalu Minta Anggarannya Naik...

Kompas.com - 29/01/2020, 21:09 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memaparkan realisasi APBN hingga 30 November 2019 di Jakarta, Selasa (19/12/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memaparkan realisasi APBN hingga 30 November 2019 di Jakarta, Selasa (19/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap tahun pemerintah melakukan perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Di dalam setiap perencanaan tersebut, anggaran belanja pemerintah pun terus meningkat sepanjang tahun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam setiap kunjungannya ke Kementerian/Lembaga, banyak dari mereka yang meminta agar anggaran belanja mereka ditingkatkan.

Yang terkini, Kementerian Pertahanan di bawah pimpinan Prabowo Subianto meminta Sri Mulyani untuk menaikkan anggaran belanja.

"Semua Kementerian kalau saya datengin minta naik (anggarannya), Kementerian Pertahanan kemarin minta naik," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Baca juga: Sri Mulyani Kewalahan Tanggapi Netizen Soal Penyelewengan Dana Desa

Tak hanya Kementerian Pertahanan saja, Sri Mulyani mengatakan setiap kementerian pasti memiliki kepentingan untuk meningkatkan anggaran di setiap tahun.

Dengan demikian, APBN yang merupakan instrumen kebijakan harus bisa responsif dalam memenuhi kebutuhan setiap K/L, meski di sisi lain tetap mengedepankan pengelolaan yang kredibel.

"Ada pertahanan, infrastruktur, SDM, bicara tentang Sumber Daya Manusia dengan Pak Nadiem di Kementerian Pendidikan, semua memiliki case yang semua penting. APBN harus terus menerus responsif, to be able to response to the need tanpa compromising. APBN harus mendukung ekonomi dan kemajuan sosial dan at the same time menjaga kesehatan dan stabilitas," ujar dia.

Baca juga: Sri Mulyani: Meski Menteri Keuangannya Serak, APBN Tidak Boleh Serak

Adapun tahun ini, pemerintah menganggarkan belanja negara sebesar Rp 2.540,4 triliun yang terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.683,5 triliun dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 856,9 triliun.

Sementara untuk penerimaan, pemerintah menargetkan sebesar Rp 2.233,2 triliun yang terdiri atas penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.865,7 tirliun, penerimaan negara bukan pajak Rp 367 triliun dan penerimaan hibah Rp 500 miliar.

"Fokus APBN di 2020 adalah untuk SDM. Alokasi pendidikan di dalam APBN sebesar 20 persen. Social safety net diperbaiki. Dibutuhkan mindset dan business model yang berbeda untuk memngelola anggaran itu. Kita kepingin SDM yang lebih baik, sehingga infrastruktur dibangun sehingga bisa membuat mobilitas masyarakat dan capital jadi lebih cepat," ujar Sri Mulyani.

Baca juga: Luhut Minta Tambahan Dua Lantai Gedung ke Sri Mulyani



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Beli Saham Holywings, Nikita Mirzani Gelontorkan Miliaran Rupiah

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

[KURASI KOMPASIANA] Melihat Hubungan Ayah dan Anak Perempuannya Lebih Dalam

Rilis
Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Hotman Paris Jor-joran Cairkan Deposito untuk Beli Saham Holywings

Whats New
Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Menaker Ancam Perusahaan Yang Tak Bayar THR akan Dikenai Sanksi Tegas

Rilis
Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Ini Alasan Nikita Mirzani Beli Saham Holywings Hingga Miliaran Rupiah

Whats New
Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Jelang Lebaran, BPH Migas Minta Pertamina Jaga Pasokan BBM di Sumbagsel

Whats New
Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Lindungi Konsumen dan Industri, Kemenperin Dorong Penerapan SNI untuk Perhiasan

Rilis
Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Hotman Paris Targetkan Holywings Punya 100 Outlet dan IPO di Bursa

Whats New
AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

AirNav Pastikan Video Viral yang Menampilkan Penerbangan Berisi WNA Hoaks

Whats New
Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Terjebak di Skala Kecil, Koperasi Perlu Merger dan Amalgamasi

Whats New
Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Lonjakan Kunjungan ke Pusat Perbelanjaan Diramal Bakal Terjadi Saat Libur Lebaran

Whats New
PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

PLN akan Bangun Pembangkit EBT Setelah Program 35.000 MW Selesai

Whats New
Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Jelang Lebaran, BCA Siapkan Uang Tunai Rp 53 Triliun

Whats New
Kanwil DJP Nusa Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Kanwil DJP Nusa Tenggara Serahkan Tersangka Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Rilis
Cerita Inspiratif UMKM Asal Jepara Sukses Ekspor Produk Lokal lewat Program Ekspor Shopee

Cerita Inspiratif UMKM Asal Jepara Sukses Ekspor Produk Lokal lewat Program Ekspor Shopee

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads X