[POPULER MONEY] KS Punya 60 Anak Usaha | Nasib Pegawai Honorer Jika Tak Lolos Tes CPNS

Kompas.com - 30/01/2020, 06:13 WIB
Foto : Puluhan guru honorer mengadu ke DPRD Ende menanyakan gaji yang belum terbayar, Selasa (7/1/2019). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Puluhan guru honorer mengadu ke DPRD Ende menanyakan gaji yang belum terbayar, Selasa (7/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berbagai BUMN memiliki banyak anak usaha. Salah satunya adalah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Perusahaan baja tersebut memiliki anak usaha hingga 60 perusahaan.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (30/1/2020). Adapun berita lain yang juga terpopuler adalah soal kenaikan tarif tol dalam kota dan nasib honorer jika tak lulus tes CPNS.

Berikut berita terpopuler selengkapnya:

1. Saat Erick Thohir Tersenyum Dengar Krakatau Steel Punya 60 Cucu Usaha

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sempat tertawa setelah mendengar PT Krakatau Steel memiliki puluhan anak dan cucu usaha. Hal tersebut terjadi saat Erick menghadiri acara public expose Krakatau Steel di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Mulanya, Erick tengah menjelaskan soal restrukturisasi utang yang dilakukan Krakatau Steel. Mulanya, Erick menyebut restrukturisasi utang perusahaan plat merah itu senilai Rp 40 triliun.

Namun, hitungan tersebut dia akumulasikan dengan utang-utang anak perusahaan Krakatau Steel. Jika dihitung utang perusahaan induknya saja, jumlah restrukturisasinya hanya sekitar Rp 31 triliun. Selengkapnya silakan baca di sini.

2. Ini Sederet BUMN yang Punya Bisnis Rumah Sakit Besar

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana merombak bisnis rumah sakit yang dimiliki sejumlah BUMN. Perusahaan negara yang bergerak di bisnis rumah sakit ini sebenarnya tak bergerak khusus di bidang kesehatan.

Oleh Erick Thohir, rumah sakit yang jadi anak cucu perusahaan BUMN ini akan disatukan dalam satu holding. Sehingga BUMN bisa fokus pada inti bisnis utamanya.

Semangat pembentukan holding rumah sakit BUMN sendiri sebenarnya sudah muncul sejak Menteri BUMN Rini Soemarno. Selengkapnya silakan baca di sini.

3. Erick Thohir: Kami Tidak Akan Toleransi Proyek-proyek Pesanan Mafia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku tak segan-segan membersihkan mafia di tubuh perusahaan plat merah. Dia tak ingin lagi ada penumpang gelap dalam proyek yang sedang digarap perusahaan BUMN.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X