Mendag AS: Wabah Corona Bisa Dongkrak Lapangan Kerja di Negeri Paman Sam

Kompas.com - 31/01/2020, 14:40 WIB
Ilustrasi Virus Corona Stocktrek Images/Getty ImagesIlustrasi Virus Corona

Sebagai informasi, setidaknya 213 orang telah meninggal akibat virus Corona yang pertama muncul di Wuhan, Provinsi Hubei China. Virus tersebut telah tersebar ke 18 negara lain di dunia.

Para ekonom mengatakan virus corona jenis baru tersebut bisa memiliki dampak yang lebih besar pada ekonomi dunia daripada epidemi sindrom pernafasan akut parah (SARS).

Pada tahun 2002-2003 lalu SARS telah menginfeksi lebih dari 8.000 orang dan menyebabkan lebih dari 700 kematian dan diperkirakan menyebabkan perekonomian rugi hingga 30 miliar dollar AS.

Saat ini, virus corona telah membuat banyak perusahaan global termasuk raksasa teknologi, produsen mobil dan perusahaan manufaktur lain untuk sementara waktu ditutup di China.

Pasalnya, China saat ini tengah merayakan Tahun Baru Imlek yang diperpanjang dan pembatasan perjalanan hampir di seluruh negeri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.