Dampak Virus Corona, Thailand Kehilangan Pendapatan Rp 20,6 Triliun

Kompas.com - 01/02/2020, 17:48 WIB
Wisatawan berfoto di James Bond Island, Phuket, Thailand, akhir Februari lalu. Tempat yang dulu bernama Phang Nga Bay ini menjadi lebih dikenal dengan nama James Bond Island sejak menjadi lokasi shooting film The Man with the Golden Gun yang menampilkan si agen rahasia yang diperankan Roger Moore pada 1974. KOMPAS/LUKAS ADI PRASETYAWisatawan berfoto di James Bond Island, Phuket, Thailand, akhir Februari lalu. Tempat yang dulu bernama Phang Nga Bay ini menjadi lebih dikenal dengan nama James Bond Island sejak menjadi lokasi shooting film The Man with the Golden Gun yang menampilkan si agen rahasia yang diperankan Roger Moore pada 1974.

PHUKET, KOMPAS.com - Jalan sempit dan ruko berwarna pastel di Kota Tua Phuket, Thailand biasanya ramai dengan turis China sepanjang liburan Tahun Baru Imlek.

Namun, wabah virus corona mengundang kekhawatiran dan melarang bepergian orang-orang sehingga jalan di tempat wisata itu sepi pengunjung. Hanya segelintir orang yang berjalan-jalan sembari mengenakan masker.

Dikutip Reuters, Sabtu (1/2/2020), Kementerian Pariwisata Thailand memperkirakan, berkurangnya turis dari China saja mampu menghilangkan pendapatan pariwisata sebesar 50 miliar bath (1,52 miliar dollar AS) atau sekitar Rp 20,6 triliun.

Baca juga: Meski Ada Brexit, Pemerintah Lebih Khawatirkan Dampak Virus Corona

Pedagang setempat mengaku terkena dampak dari minimnya turis China. Sebab, biasanya turis China memang jadi sebagian besar konsumen mereka.

"Dampaknya luar biasa. Hanya beberapa hari setelah tersiar kabar tentang virus itu, turis China tampak sedikit. Sekitar 70 persen dari mereka hilang" kata seorang pedagang pernak-pernik di sana, Ausana Akaradachakul.

Resor Pantai Phuket, yang biasanya menjadi tempat kedua di Thailand yang paling banyak dikunjungi setelah Bangkok ini juga mengalami penurunan pengunjung secara signifikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal biasanya, tempat itu dikunjungi oleh 11 juta turis, terutama akan bertambah saat liburan Tahun Baru Imlek.

Tak hanya turis China, turis dalam negeri pun semakin sedikit, mengingat pemerintah telah mengumumkan terdapat beberapa kasus virus corona di Thailand.

Di China sendiri, pemerintah setempat telah melarang warganya bepergian atau setidaknya tidak berkeliaran kecuali ada perihal mendesak. Virus yang berasal dari kota Wuhan itu kini telah menginfeksi lebih dari 11.000 orang dan menewaskan lebih dari 250 orang.

Baca juga: Mendag AS: Wabah Corona Bisa Dongkrak Lapangan Kerja di Negeri Paman Sam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.