Menkop Akan Sisir Koperasi Nakal dan Mati Suri

Kompas.com - 02/02/2020, 09:01 WIB
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki  saat diwawancarai media di Jakarta, Kamis (30/1/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAKementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki saat diwawancarai media di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah  Teten Masduki mengatakan akan membersihkan koperasi-koperasi nakal seperti koperasi rentenir serta tempat cuci uang.

"Kami benahi koperasi nakal, seperti koperasi cuci uang, koperasi investasi ilegal, dan koperasi berkedok retenir," ucapnya saat ditemui di Museum Bank Indonesia, Sabtu (1/2/2020).

Selain koperasi nakal, Kemenkop UKM juga akan membereskan berbagai koperasi yang mati suri.

Baca juga: Kemenkop Harap Koperasi Jadi Sentra Bisnis Kopi

Seperti diketahui saat ini marak sekali koperasi rentenir dan investasi ilegal yang telah memakan korban. Biasanya koperasi simpan pinjam atau KSP sangat marak terjadi karena kasus rentenir.

Dilansir dari Kontan, Melalui langkah  'Reformasi Total Koperasi' yang dicanangkan pada 2014 tercatat sebanyak 40.013 koperasi di Indonesia yang tidak aktif dan nakal dibubarkan, sedangkan sisanya masih dikaji.

Melalui langkah tersebut, dari total jumlah koperasi pada 2014 atau sebelum ‘Reformasi Total Koperasi’ terdapat 212.570 unit, dan per 2018 tinggal 138.140 unit usaha.

Kemudian sepanjang 2019, menurut data Kementerian Koperasi dan UMKM mencatat terdapat 153 badan usaha menyeleweng. Salah satunya melibatkan Koperasi investasi bodong Hanson Mitra Mandiri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X