Takut Tertular Corona, Bagaimana Warga China Pesan Makan lewat "Ojol"?

Kompas.com - 02/02/2020, 14:59 WIB
Simulasi penanganan wabah virus Corona oleh petugas di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (30/01/2020) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIASimulasi penanganan wabah virus Corona oleh petugas di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (30/01/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak warga China mengalami kepanikan luar biasa akibat wabah virus corona. Banyak orang khawatir jika keluar rumah maupun bertemu satu sama lain.

Salah satu yang terdampak dari merebaknya virus corona adalah jasa pengiriman makanan secara via aplikasi sebagaimana ojol pada Go Food atau Grab Food di Indonesia.

Dilansir dari BBC, Minggu (2/2/2020), banyak warga China mengeluhkan sulitnya mencari bahan makanan di situs jejaring sosial Weibo.

Kalaupun tersedia, stoknya sangat sedikit dengan harga yang melonjak.

Selain itu, membeli makanan dari luar juga memicu kekhawatiran warga China kalau-kalau makanan yang dibeli telah terkontaminasi virus.

"Saya dulu sering sekali memesan makanan lewat pengiriman (lewat aplikasi) berkali-kali dalam seminggu. Tapi sekarang jauh lebih sedikit, sekitar empat kali seminggu. Karena kami ingin menghindari kontak langsung dengan petugas pengirim makanan," kata Xingxin Yin, seorang siswa dari Wuhan.

Baca juga: Akibat Virus Corona, Bisnis Judi di Macau Anjlok Hingga 11,3 Persen

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perusahaan-perusahaan food delivery di China mulai beradaptasi dengan kondisi tersebut. Salah satunya Meituan yang memiliki 440 juta pelanggan di seluruh China.

Pasar food delivery telah berkembang pesat di China. Dengan dukungan teknologi dari Tencent, Meituan mencoba menyesuaikan diri dengan keadaan pasca merebaknya virus corona.

Perusahaan melakukan sejumlah perubahan di fitur aplikasi pemesanannya. Dengan memungkinkan pengantar makanan tak perlu bertemu dengan pemesan dengan cara meninggalkan order makanan di depan pintu rumah atau area penerimaan barang di gedung-gedung apartemen.

Selain itu, pelanggan juga bisa tetap menelepon pengantar makanan untuk menyepakati lokasi pengantaran makanan tanpa perlu bertatap muka.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.