Semua Penerbangan Lion Air ke China Dibatalkan, Penumpang Bisa Refund

Kompas.com - 03/02/2020, 12:11 WIB
Lion Air Group buka 39 rute penerbangan baru dari Bandara Udara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARILion Air Group buka 39 rute penerbangan baru dari Bandara Udara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan, Senin (9/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Semakin mengkhawatirkannya wabah virus corona di China memaksa Pemerintah Indonesia menutup semua penerbangan ke China.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala mengatakan, semua rute penerbangan ke China dibatalkan.

"Penumpang memahami kondisi dan tidak keberatan. Kita sampaikan kepada penumpang, rata-rata bisa mengerti. Bisa refund tiket," kata Danang kepada Kompas.com, Senin (3/2/2020).

Dia mengatakan, operasional penerbangan yang masih berjalan atau beroperasi ke China bertujuan untuk pemulangan tamu atau penumpang.

Layanan penerbangan kembali dioperasikan sebagai ferry flight, yakni hanya membawa kru dan tidak menerbangkan tamu atau penumpang.

Baca juga: Takut Tertular Corona, Bagaimana Warga China Pesan Makan lewat Ojol?

Keputusan penghentian sementara merupakan bagian dari langkah antisipasi berdasarkan pemberitahuan larangan perjalanan dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lion Air Group senantiasa memantau situasi di Wuhan, berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta memberikan perkembangan terkini kepada penumpang," kata Danang.

Sebagai informasi, Lion Air melayani penerbangan ke China lewat Bandara Ngurah Rai, Bali; Bandara Sam Ratulangi, Manado; Bandara Juanda, Surabaya; Bandara Soetta, Tangerang; dan Bandara Hang Nadiem, Batam.

Sementara untuk kota tujuan di China antara lain Changsa, Chengdu, Chogqing, Fuzhou, Guangzhou, Hangzhou, Haikou, Jinan, Nanchang, Shenzhen, Tianjin, Wuhan, dan Xi'an.

Baca juga: Mulai Rabu, Garuda Hentikan Sementara Penerbangan dari dan ke China

Instruksi Menhub

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memutuskan melakukan penundaan penerbangan dari dan ke semua destinasi di China hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Namun, penundaan itu tidak termasuk untuk rute Hongkong dan Makau. Penundaan ini berlaku mulai hari Rabu, 5 Februari 2020 pukul 00.00 WIB.

“Penundaan sementara ini ditujukan untuk melindungi masyarakat dari risiko tertular mengingat salah satu yang menjadi potensi masuknya penyebaran virus adalah akses transportasi udara yang erat kaitannya dengan keluar masuknya penumpang internasional," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan resmi, Minggu (2/2/2020).

Baca juga: Virus Corona Bikin Rupiah Melemah ke Kisaran Rp 13.700 Per Dollar AS

Melalui keputusan ini, jelas Menhub, semua maskapai penerbangan Indonesia diminta untuk menunda seluruh rencana penerbangan dari atau ke seluruh destinasi di China.

Demikian pula maskapai penerbangan asing yang melakukan penerbangan dari China menuju Indonesia, termasuk penerbangan transit dari China, diminta untuk menunda sementara penerbangan menuju Indonesia.

Pemerintah meminta maskapai penerbangan nasional ataupun asing untuk mempersiapkan diri dengan tetap mengutamakan kepentingan konsumen dan menyampaikan rencana penundaan sedini mungkin sesuai prosedur yang berlaku agar kerugian penumpang dapat diminimalisasi.

Saat ini tercatat lima maskapai nasional yang mengoperasikan penerbangan ke China, yaitu Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, dan Sriwijaya Air.

Baca juga: Pemerintah RI Perintahkan Maskapai Tunda Penerbangan dari dan ke China

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.