Wabah Virus Corona, Bank Sentral China Guyur Pasar Rp 2.422 Triliun

Kompas.com - 04/02/2020, 12:06 WIB
Rumah sakit khusus pasien corona Huoshenshan mulai menerima pasien corona, Senin (3/2/2020). Getty ImagesRumah sakit khusus pasien corona Huoshenshan mulai menerima pasien corona, Senin (3/2/2020).

BEIJING, KOMPAS.com - Bank sentral China, People Bank of China (PoBC), menggelontorkan dana untuk meningkatkan likuditas pasar di Negeri Tirai Bambu hingga 173 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 2.422 triliun (kurs Rp 14.000).

Seperti dikutip dari AFP, saat ini China tengah dalam upaya penanganan virus corona yang berisiko memengaruhi pertumbuhan ekonomi di negara tersebut.

Di dalam keterangan tertulisnya, PoBC mengatakan, dana tersebut bakal dikucurkan melalui operasi reverse repurchase untuk menjaga likuiditas di sistem perbankan, juga agar pasar uang tetap terjaga selama wabah virus masih menjangkit.

Baca juga: Menaker Pastikan TKA China di RI Tak Tertular Virus Corona

Dengan intervensi pasar tersebut, PoBC menilai likuiditas di sistem perbankan China bisa mencapai 129 miliar dollar AS. Angka tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Operasi pasar dilakukan bertepatan dengan pembukaan pasar keuangan usai liburan Tahun Baru Imlek yang diperpanjang akibat virus corona.

Selain itu, PBoC juga sebelumnya sempat mengumumkan bakal melakukan serangkaian langkah-langkah untuk meningkatkan dukungan moneter dan kredit untuk perusahaan-perusahaan yang turut membantu dalam memerangi epidemi virus, termasuk perusahaan medis.

Bank sentral pun mendesak lembaga keuangan untuk menyediakan sumber daya kredit yang cukup kepada rumah sakit dan organisasi medis lain.

Baca juga: Dampak Virus Corona, Luhut: Petani Kita Mati...

Langkah penyuntikan likuditas ke dalam sistem keuangan dilakukan pasca wabah virus corona memunculkan risiko-risiko perekonomian lantaran aktivitas ekonomi di beberapa wilayah di negara tersebut nyaris mati.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Daftar Agen JNE yang Tetap Buka 24 Jam di Libur Lebaran

Ini Daftar Agen JNE yang Tetap Buka 24 Jam di Libur Lebaran

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Puasa Terakhir, Ini Aneka Hidangan untuk Berbuka yang Bisa Dicoba

[KURASI KOMPASIANA] Puasa Terakhir, Ini Aneka Hidangan untuk Berbuka yang Bisa Dicoba

Rilis
DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR

DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
 Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Whats New
Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Whats New
Sarinah Go Global, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Bebas Bea

Sarinah Go Global, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Bebas Bea

Whats New
KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

Whats New
Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Whats New
Sandiaga Uno Minta Pengelola Mall dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Sandiaga Uno Minta Pengelola Mall dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Whats New
Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Whats New
462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

Whats New
PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

Whats New
Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Whats New
Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran

Mudik Dilarang, Pusat Perbelanjaan Diramal Padat Pengunjung pada H+1 Lebaran

Whats New
Kliring Berjangka Buka Lowongan untuk S1 Berbagai Jurusan, Ini Posisi yang Ditawarkan

Kliring Berjangka Buka Lowongan untuk S1 Berbagai Jurusan, Ini Posisi yang Ditawarkan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X