KILAS

Dibanding 2018, Luas Baku Sawah 2019 Naik Jadi 7,46 Juta Ha

Kompas.com - 04/02/2020, 20:15 WIB
Kini Kementerian Pertanian memiliki data tunggal luas lahan baku sawah 2019. Data tersebut diperoleh berdasarkan kajian bersama yang dilakukan sejumlah kementerian/lembaga terkait. Yakob Arfin Tyas SasongkoKini Kementerian Pertanian memiliki data tunggal luas lahan baku sawah 2019. Data tersebut diperoleh berdasarkan kajian bersama yang dilakukan sejumlah kementerian/lembaga terkait.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menyatakan luas lahan baku sawah pada 2019 bertambah jika dibandingkan tahun 2018.

“Data lahan baku sawah 2019 seluas 7.463.948 hektar (ha) atau menunjukkan penambangan 358.000 ha dibanding tahun lalu," kata Sofyan saat mengumumkan luas lahan baku sawah di Kementerian Pertanian, Selasa (4/2/2020).

Data tersebut diperoleh berdasarkan kajian bersama yang dilakukan sejumlah kementerian atau lembaga terkait.

Lebih lanjut, Sofyan mengungkapkan alasan luas lahan baku sawah tahun 2019 lebih besar dari tahun 2018. Pada saat itu berdasarkan peta satelit Kementerian ART/BPN, sawah pasang surut saat musim hujan tak terekam karena terendam air.

Baca juga: Dinas Pertanian Cirebon Siap Tolak Izin Alih Fungsi Lahan Pertanian

“Ternyata area yang terendam air itu, saat musim kemarau adalah sawah yang digunakan bercocok tanam,” ungkap Sofyan.

Sebagai informasi, berdasarkan rilis Kementerian ATR/BPN, Jawa Timur menempati posisi pertama luas lahan baku sawah terbesar seluas 1,21 juta ha.

Jawa Tengah 1,04 juta ha, Jawa Barat 928.218 juta ha, Sulawesi Selatan 654.818 ha dan Sumatera Selatan 470.602 ha.

Sementara itu, bila dibandingkan dengan tahun 2013, justru terjadi penurunan luas lahan baku sawah 28.700 ha.

Baca juga: Lindungi Lahan Pertanian, Bupati Situbondo Gencarkan Program KOBESSA

“Ternyata area yang terendam air itu, saat musim kemarau adalah sawah yang digunakan bercocok tanam,” ungkap Sofyan.

Sebagai informasi, berdasarkan rilis Kementerian ATR/BPN, Jawa Timur menempati posisi pertama luas lahan baku sawah terbesar seluas 1,21 juta ha.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X