BUMN Kirim 70.000 Masker Lagi ke Hong Kong dan Macau

Kompas.com - 04/02/2020, 21:52 WIB
Petugas mendorong troli bermuatan kardus yang berisi masker bantuan dari PMI pusat yang baru tiba di Bandara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Sebanyak 20 ribu masker bantuan tersebut nantinya akan dibagikan untuk warga sebagai antisipasi tertular virus Corona, dikarenakan Batam dan Natuna menjadi lokasi transit dan observasi bagi 238 orang WNI dari Wuhan, Hubei, China. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPetugas mendorong troli bermuatan kardus yang berisi masker bantuan dari PMI pusat yang baru tiba di Bandara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Sebanyak 20 ribu masker bantuan tersebut nantinya akan dibagikan untuk warga sebagai antisipasi tertular virus Corona, dikarenakan Batam dan Natuna menjadi lokasi transit dan observasi bagi 238 orang WNI dari Wuhan, Hubei, China.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) akan kembali mengirimkan 70.000 masker ke Hong Kong.

Pengiriman masker tersebut untuk mengantisipasi tersebarnya virus corona ke masyarakat Indonesia yang tinggal di Hong Kong.

“Besok kirim 70.000 masker lagi ke Hong Kong dan Macau untuk masyarakat Indonesia,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Kementerian BUMN sendiri belum lama ini telah mengrimkan 25.000 masker ke Hongkong.

Baca juga: DPR Minta BUMN Pengelola Candi Rajin Inovasi

Menurut Arya, masker tersebut bisa didapatkan para WNI tanpa ada biaya sepeserpun.

“Yang membagikan BUMN yang beroperasi di sana Hong Kong, BNI, BRI, Mandiri. Kita tahu (masker) butuh di sini, tapi masyarakat di sana lebih butuh lagi,” kata Arya.

Selain masker, lanjut Arya, Menteri BUMN Erick Thohir juga memerintahkan perusahaan plat merah untuk mengantisipasi dampak ekonomi dari virus corona. Misalnya, penurunan wisatawan asal negeri Tirai Bambu tersebut.

“Contoh wisatawan yang dari China berkurang jadi kurangi devisa, BUMN diminta antisipasi pengembangan bisnis lain, mungkin bisa ekspor barang jenisnya,” ucap dia.

Virus corona diketahui telah menyebar ke sejumlah negara. Negara-negara tersebut adalah Kanada, China, Jepang, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Nepal, Perancis, dan Australia.

Corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan manusia. Gejala awalnya mirip seperti flu biasa yang diawali dengan demam, pusing, batuk, pilek, radang tenggorokan, dan badan lemas. Namun, seiring berjalannya waktu, virus ini menyebabkan pneumonia ganas yang mematikan.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X