Jaring Programmer, Eka Tjipta Foundation Gandeng Kaesang Pangarep

Kompas.com - 05/02/2020, 12:31 WIB
Ilustrasi digital SHUTTERSTOCKIlustrasi digital

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendapatkan para tenaga pemrograman yang siap berkiprah dalam sektor industri masih menjadi tantangan.

Hal ini menjadi dasar bagi Sinar Mas melalui Eka Tjipta Foundation menggelar pelatihan bahasa pemrograman atau coding.

Eka Tjipta Foundation menggandeng Enigma IT Bootcamp yang didirikan Kaesang Pangarep untuk pelatihan coding tersebut. Pelatihan coding tersebut pun disertai dengan jaminan kerja.

Baca juga: Bahasa Inggris, Coding, dan Soft Skill Wajib Dikuasai Pelajar SMK

“Karakteristik bisnis kami yang beragam menjadikan keberadaan para programmer di pilar bisnis yang satu dengan lainnya mesti memiliki nilai tambah yang berbeda," kata Direktur Eksekutif Eka Tjipta Foundation (ETF), Ardy Candra Sutandi dalam keterangannya, Rabu (5/2/2020).

Menurut Ardy, rangkaian pendidikan dan latihan tersebut bertujuan menjaring, kemudian mendidik dengan kurikulum dan praktik yang sesuai kebutuhan tempat mereka nanti bekerja sekaligus memberikan jaminan kerja bagi para programmer.

Perusahaan yang terlibat dalam kemitraan ini adalah PT Berau Coal Energy yang berada di bawah payung Sinar Mas Mining. Nantinya, kebutuhan dan rekrutmen tenaga programmer akan berasal dari lulusan program pelatihan yang difasilitasi oleh Enigma.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dalam gelombang pertama, kami berencana sebanyak 20 lulusan sekolah menengah atas atau kejuruan, akan menjalani pelatihan sepanjang dua bulan, berbentuk kombinasi perkelasan dan praktik, termasuk menggarap proyek penugasan dari kami. Para lulusannya mendapat kesempatan bekerja di perusahaan kami,” ungkap Chief Organization and Development Officer Sinar Mas Mining Mochtar Suhadi.

Baca juga: Tahun Depan Gaji Pekerja IT Bisa Naik 50 Persen, Bagaimana Sektor Lain?

Pendekatan ini juga diharapkan dapat mendukung langkah pemerintah merevitalisasi pendidikan kejuruan atau vokasi.

Ardy menuturkan, kebutuhan akan praktisi coding semakin tinggi, sementara teknologi berkembang begitu cepat, sehingga kurikulum yang ada di lembaga pendidikan resmi kerepotan menyesuaikan diri.

"Semoga inisiatif ini dapat menjadi salah satu solusi memenuhi kebutuhan cepat para programmer yang siap bekerja," terangnya.

Enigma yang menjadi penyelengara pendidikan, selama ini dikenal sebagai lembaga pengelola sumber daya teknologi informatika.

“Model pendidikan yang kami kembangkan terfokus pada pemenuhan segera sumber daya pemrograman yang dibutuhkan sektor privat. Hal ini sejalan dengan apa yang menjadi kebutuhan mitra kami, Sinar Mas,” ujar founder Enigma, Kaesang Pangarep.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X