BPS: Optimisme Pengusaha Menurun, tapi Optimisme Konsumen Membaik

Kompas.com - 05/02/2020, 14:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada kuartal IV 2019 sebesar 104,82.

Indeks tersebut lebih rendah dibanding Kuartal III 2018 sebesar 105,33.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, indeks yang masih berada di level 100 tersebut menunjukkan masih ada optimisme dari para pelaku usaha, meski lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya.

"Kita lihat dari komponen pembentuknya juga masih di atas 100, pendapatan usaha masih 106,42, penggunaan kapasitas 105,26, dan rata-rata jam kerja masih di atas 102,79," kata Suhariyanto di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Akhir Tahun 2019, Optimisme Konsumen Menguat

Berdasarkan lapangan usaha, ITB tertinggi berada di bidang administrasi pemerintahan, pertananan, dan jaminan sosial. Sedangkan ITB di bawah 100 antara lain industri pengolahan, perdagangan besar, dan pertanian.

Sementara pada Kuartal I 2020, BPS mmeperkirakan ITB berada di angka 102,90. Angka itu menunjukkan optimisme pelaku usaha semakin rendah.

Bila diprediksi secara lebih rinci, ITB yang naik tinggi (di atas 100) berada pada jasa kesehatan, peningkatan sosial, pengadaan air, dan jasa keuangan.

"Para pebisnis nampaknya paham betul apa yang terjadi sehingga order dari luar negerinya di bawah 100, sementara order dalam negeri di atas 100," ujar Suhariyanto.

Baca juga: Survei BI: Optimisme Konsumen Menguat

Berbeda dengan ITB, Indeks Tendensi Konsumen (ITK) justru meningkat menjadi 107,86 pada kuartal IV 2019 dari 101, 03 pada kuartal III 2019.

Provinsi dengan ITK tertinggi adalah NTT sebesar 118,58 dan terendah adalah Kepulauan Bangka Belitung sebesar 100,50.

"Jadi kalau kita lihat optimisme konsumen lebih bagus. Karena kuartal IV 2019 ada liburan, bahkan Natal, tahun baru, dan sebagainya. Dan semua komponen pembentuk ITK juga naik," jelas Suhariyanto.

Sehingga, perkiraan ITK nasional pada kuartal I 2020 nanti adalah sebesar 103,23.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IHSG Parkir di Zona Merah, 3 Saham Ini Jadi 'Top Losers' di Indeks LQ45

IHSG Parkir di Zona Merah, 3 Saham Ini Jadi "Top Losers" di Indeks LQ45

Whats New
MRT Jakarta Buka 8 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Kualifikasinya

MRT Jakarta Buka 8 Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Ini Kualifikasinya

Work Smart
LPS: Baru 49 Persen Penduduk Dewasa Indonesia yang Punya Rekening Bank

LPS: Baru 49 Persen Penduduk Dewasa Indonesia yang Punya Rekening Bank

Whats New
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Jadi 3,25 Persen, Ini Alasannya

LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Jadi 3,25 Persen, Ini Alasannya

Whats New
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Ukuran 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Suku Bunga Acuan BI Naik, BNI Pertimbangkan Kerek Suku Bunga Kredit dan Deposito

Suku Bunga Acuan BI Naik, BNI Pertimbangkan Kerek Suku Bunga Kredit dan Deposito

Whats New
Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Bakal Resesi pada 2023

Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Bakal Resesi pada 2023

Whats New
Rupiah Kian Tertekan, Dekati Rp 15.200 Per Dollar AS

Rupiah Kian Tertekan, Dekati Rp 15.200 Per Dollar AS

Whats New
Erick Thohir Tebar Pendanaan untuk Startup Pangan, Kesehatan, dan Energi

Erick Thohir Tebar Pendanaan untuk Startup Pangan, Kesehatan, dan Energi

Whats New
SPBU Vivo Akhirnya Naikkan Harga Revvo 89 Jadi Rp 11.600 Per Liter, Simak Rinciannya

SPBU Vivo Akhirnya Naikkan Harga Revvo 89 Jadi Rp 11.600 Per Liter, Simak Rinciannya

Whats New
Potongan Biaya Aplikasi Ojol di Atas 15 Persen, Kemenhub: Jika Melanggar, Akan Ditindak

Potongan Biaya Aplikasi Ojol di Atas 15 Persen, Kemenhub: Jika Melanggar, Akan Ditindak

Whats New
Mudahkan Pelanggan Cek Pemakaian Gas, PGN Gandeng PT Inti Kembangkan Smart Meter

Mudahkan Pelanggan Cek Pemakaian Gas, PGN Gandeng PT Inti Kembangkan Smart Meter

Rilis
Didorong Bisnis 'E-commerce', Pasar 'Data Center' RI Diproyeksi Mencapai 2,4 Miliar Dollar AS pada 2027

Didorong Bisnis "E-commerce", Pasar "Data Center" RI Diproyeksi Mencapai 2,4 Miliar Dollar AS pada 2027

Rilis
Ramai Esteh Indonesia Somasi Konsumennya, Ini Kata Pakar Marketing

Ramai Esteh Indonesia Somasi Konsumennya, Ini Kata Pakar Marketing

Whats New
Financial Freedom yang Sedang Tren di Kalangan Anak Muda

Financial Freedom yang Sedang Tren di Kalangan Anak Muda

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.