Kompas.com - 05/02/2020, 17:25 WIB
Masker N95 ShutterstockMasker N95

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga masker N95 di Indonesia melonjak drastis setelah merebaknya penyebaran virus corona dari China.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan, kenaikan harga masker disebabkan kelangkaan produk tersebut di pasaran.

Sebab, produsen masker tersebut saat ini tak bisa memenuhi kebutuhan pasar yang begitu tinggi.

“Semua orang lagi panik, sehingga kelangkaan supply, jadi harganya naik,” ujar Honesti di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Harga Masker N95 di Pasar Pramuka Capai Rp 2 Juta per Boks

Honesti mengaku perusahaannya yang saat ini telah ditunjuk menjadi induk holding BUMN farmasi bukan produsen masker N95. Perusahaanya hanya menjadi trader dalam produk tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kimia Farma Verdi Budidarmo mengakui adanya kelangkaan masker N95 di apotek-apotek milik perusahaannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, stok masker N95 milik Kimia Farma telah diminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi masuknya virus corona ke Indonesia.

“Masker milik kita diambil BNPB untuk langkah preventif (penyebaran virus corona). Masker itu disebar di pintu-pintu gerbang yang ada di Indonesia, terutama untuk petugas (di bandara dan pelabuhan),” kata dia.

Baca juga: BUMN Kirim 70.000 Masker Lagi ke Hong Kong dan Macau

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.